Amankan Pilar Pertahanan, PSIM Jogja Resmi Perpanjang Kontrak Cahya Supriadi Dua Musim
Penjaga gawang PSIM Jogja Cahya Supriadi saat melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang Laskar Mataram dalam laga kompetisi domestik.Foto:IG
jogja.fin.co.id - Manajemen PSIM Jogja mulai menyusun komposisi skuad untuk mengarungi kompetisi musim depan. Manajemen Laskar Mataram secara resmi mengumumkan kesepakatan baru dengan kiper utama mereka, Cahya Supriadi, lewat ikatan kontrak berdurasi dua musim ke depan.
Kebijakan mempertahankan penjaga gawang berusia 23 tahun tersebut merujuk pada raport performa impresifnya di sepanjang kompetisi BRI Super League 2025/26. Memegang peran vital di bawah mistar, pemain kelahiran Karawang ini tercatat tampil sebanyak 32 kali dari total 34 pertandingan yang dilakoni PSIM Jogja.
Sepanjang musim lalu, eks kiper timnas kelompok umur tersebut menorehkan statistik lini pertahanan yang solid. Cahya membukukan 107 kali penyelamatan penting, menyumbang 1 assist, serta menunjukkan akurasi distribusi bola yang baik dengan melepas 595 umpan sukses dari 797 kali percobaan.
General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, menegaskan bahwa performa nyata di atas lapangan hijau menjadi landasan utama klub untuk memberikan perpanjangan kontrak jangka panjang. Manajemen melihat potensi besar dalam diri Cahya yang diyakini bisa menjadi investasi jangka panjang bagi klub kebanggaan Brajamusti ini.
Baca Juga
"Alasan kita mempertahankan Cahya adalah karena performanya di musim ini memang cukup bagus. Meskipun terkadang pasang surut (up and down), secara keseluruhan penampilannya memuaskan untuk ukuran kiper muda seperti dia," kata Steven Sunny dalam rilis resmi klub, Jumat 5 Juni 2026.
Pihak manajemen juga memberikan perhatian lebih pada perkembangan karier internasional sang pemain. Radar tim nasional senior dilaporkan mulai memantau perkembangan performa pemain bertinggi badan 179 sentimeter tersebut.
"Hal tersebut juga menjadi suatu kebanggaan bagi kita karena dia dipanggil oleh Timnas senior kemarin. Meski tidak bergabung untuk laga FIFA Matchday, tapi kemungkinan besar dia masih ada peluang untuk ikut AFF," ujar Steven menambahkan.
Steven memaparkan bahwa visi PSIM saat ini tidak sekadar mengandalkan pemain yang siap pakai, namun juga memprioritaskan talenta muda potensial yang dapat terus ditempa performanya di ruang kompetisi kasta tertinggi.
"Jadi, kita memang tidak hanya menginginkan pemain yang siap bermain (ready to play), tetapi kita juga ingin memiliki pemain potensial yang bisa dikembangkan. Salah satu contohnya adalah Cahya," ucapnya.
Keputusan manajemen direspon positif oleh Cahya Supriadi. Kiper muda bertalenta ini mengungkapkan bahwa atmosfer sepak bola dan kenyamanan hidup di Yogyakarta menjadi stimulus utama yang membuatnya tanpa ragu menandatangani draf kontrak baru.
Baca Juga
- Kritik Laga Tanpa Penonton, Jean-Paul Van Gastel Ungkap Alasan Bertahan di PSIM Jogja
- Amankan Pilar Pertahanan, PSIM Jogja Resmi Perpanjang Kontrak Cahya Supriadi Dua Musim
"Alasan utama saya memperpanjang kontrak karena saya sudah merasa sangat nyaman berada di Yogyakarta. Kenyamanan ini saya rasakan, baik dari kotanya maupun dari segala atmosfer sepak bolanya yang telah saya lalui selama satu musim ini," tutur Cahya.
Selain faktor teknis di dalam lapangan, kehadiran dan restu dari pihak keluarga besar ikut memuluskan jalannya proses negosiasi dengan manajemen Laskar Mataram sejak beberapa pekan terakhir.
"Ada pula faktor keluarga yang saat ini masih terus mendampingi dan mendukung saya di sini, sehingga proses negosiasi dapat berjalan dengan lancar hingga saya sepakat untuk bertahan dua musim ke depan," kata mantan pemain Persija Jakarta tersebut.
Menatap ketatnya persaingan kompetisi di musim kedua, Cahya mengusung motivasi tinggi untuk membuktikan kualitas dan menjawab ekspektasi suporter di tribun. Ia membidik target untuk membawa klub konsisten bersaing di jajaran elite papan atas.
"Masuk ke musim kedua, harapan saya adalah bisa tampil konsisten untuk mempertahankan posisi sebagai kiper utama dan selalu memberikan kontribusi terbaik bagi tim," ujar Cahya.