Rabu, 29 Juli 2026
--°C --
-- · --
News

Lewat Koridor Joglosemar, Belanja Wisman Di YIA Ditarget Tembus 2800 Dolar AS

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
28/07/2026, 15:16 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Lewat Koridor Joglosemar, Belanja Wisman Di YIA Ditarget Tembus 2800 Dolar AS

Suasana Rapat Koordinasi Strategis Kepariwisataan Jejaring Ekosistem YIA membahas proyeksi pertumbuhan ekonomi daerah.Foto:IG

jogja.fin.co.id - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) membidik lonjakan belanja wisatawan mancanegara (wisman) hingga 2.800 Dolar AS per kunjungan.

Target ini masuk dalam skema percepatan optimalisasi Yogyakarta International Airport (YIA) melalui strategi JOGLOSEMAR Integrated Tourism Corridor.

General Manager YIA Muhammad Thamrin mengatakan, integrasi penerbangan, destinasi, transportasi, dan ekonomi kreatif akan membawa dampak finansial besar bagi daerah.

Penerapan strategi ini diproyeksikan menambah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DIY dan Jawa Tengah sebesar Rp4 triliun.

"Kuncinya adalah memperkuat konektivitas penerbangan, membangun permintaan pasar, dan mengintegrasikan seluruh ekosistem pariwisata agar YIA benar-benar menjadi gerbang utama wisatawan mancanegara ke Yogyakarta dan kawasan JOGLOSEMAR," ujar Thamrin dalam Rapat Koordinasi Strategis Kepariwisataan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin 27 Juli 2026.

Strategi terpadu ini juga menargetkan peningkatan kunjungan wisman hingga 75 persen dalam lima tahun ke depan. Durasi tinggal wisatawan asing yang semula hanya 2–3 hari diproyeksikan memanjang menjadi 5–7 hari.

Optimalisasi YIA mendesak dilakukan karena pemanfaatan kapasitas bandara saat ini baru mencapai 25 persen.

Dari daya tampung 20 juta penumpang per tahun, YIA baru melayani sekitar 4 juta penumpang hingga 2025.

Fasilitas fisik YIA seperti landasan pacu sepanjang 3.250 meter sebenarnya sudah sanggup menampung pesawat berbadan lebar sekelas Airbus A380 dan Boeing 777ER. Namun, trafik udara perlu terus didorong untuk mengejar potensi ekonomi tersebut.

Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menegaskan dampak akselerasi YIA bakal dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga

Pertumbuhan arus penumpang internasional dipastikan menggerakkan sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga UMKM lokal.

"Roadmap harus segera difinalisasi dan progresnya terus dikawal karena dampaknya bukan hanya bagi bandara, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," tegas Ni Made.

Pemda DIY menyiapkan skema aksi dalam satu pekan untuk menyusun roadmap 100 hari. Program difokuskan pada pengembangan pasar internasional utama dari Australia, China, dan India yang siap berjalan pada 15 Oktober 2026.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja