Ratusan Siswa GISTRAV Ikrar Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba Bersama BNNK Sleman
Siswa GISTRAV Islamia School Jogja melakukan cap telapak tangan dalam deklarasi bersih narkoba bersama BNNK Sleman.Foto:dok.bnnk
jogja.fin.co.id - Telapak tangan berlumur cat warna-warni menempel di atas rentangan kain putih. Aksi simbolik ini menutup rangkaian ikrar pelajar melawan peredaran barang haram.
Ratusan siswa dari tingkat kelompok bermain hingga sekolah menengah pertama bersama jajaran guru GISTRAV Islamia School Jogja mendeklarasikan diri sebagai kawasan bebas narkotika.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan perjanjian kerja sama strategis bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sleman di kompleks sekolah, Senin 28 September 2026.
Acara yang melibatkan seratusan perwakilan guru dan ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan itu berlangsung interaktif.
Baca Juga
Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika diberikan secara paralel di setiap satuan kelas.
Kepala BNN Kabupaten Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya menegaskan pentingnya intervensi dini di lingkungan pendidikan. Menurutnya, ketahanan mental anak harus terbangun sejak usia sekolah dasar agar tidak mudah terpengaruh lingkungan luar.
"Melalui kerja sama ini, BNN Kabupaten Sleman dan GISTRAV Islamia School Jogja berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan kesadaran generasi muda sejak dini, memperkuat peran sekolah dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika, serta mendorong terwujudnya sekolah bersih narkoba," ujar Teguh.
Ancaman peredaran narkotika menyasar kelompok usia yang semakin muda. Kolaborasi lintas instansi ini berfokus membentuk benteng pertahanan sosial di dalam lingkungan sekolah.
Sinergi tersebut melibatkan unsur pimpinan yayasan, direktur akademi, hingga jajaran fungsional BNNK Sleman. Seluruh pihak sepakat merumuskan pola pengawasan ketat terhadap potensi kerawanan di kawasan pendidikan.
Teguh menambahkan, pembentukan karakter anak didik menentukan arah masa depan bangsa menyongsong visi jangka panjang.
Baca Juga
"Sinergi tersebut diharapkan dapat membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki ketahanan diri dalam menghadapi berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
Rangkaian acara ditutup dengan cap telapak tangan atau handprint commitment oleh seluruh siswa dan guru. Simbolisasi tersebut menegaskan tanggung jawab moral bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dari ancaman narkoba.