Eksplore Jogja . 05/10/2026, 19:08 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman membuka event Gebyar Batik Sleman 2026. Perhelatan ini menyajikan bazar ragam batik lokal dan program pemotongan harga hingga 50 persen selama Oktober 2026.
Acara yang masuk dalam rangkaian Sleman Creative Week 2026 ini digelar untuk memeringati Hari Batik Nasional sekaligus Hari Batik Sedunia. Selain dorongan pelestarian budaya, agenda ini dirancang untuk mendongkrak penjualan produk industri kecil dan menengah (IKM) Sleman.
Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Sleman, Mila Harda Kiswaya menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap karya perajin lokal melalui aksi belanja langsung.
"Kami berharap peran masyarakat tidak hanya menikmati karya perajin lokal, tetapi juga datang, memilih, dan berbelanja produk IKM Sleman sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha di Sleman," kata Mila dalam keterangannya, Senin 5 Oktober 2026.
Kepala Disperindag Sleman, Dwi Wulandari merinci tiga agenda utama yang disiapkan dalam Gebyar Batik Sleman 2026. Pertama, Bazar Batik yang berlangsung pada 6–9 Oktober 2026 di Halaman Lobi Utama Gedung Grha Kriya Dekranasda Sleman.
Bazar ini menghadirkan 20 IKM batik pilihan. Pengunjung bisa melihat langsung beragam motif batik khas Sleman sekaligus bertransaksi dengan pembuatnya.
Kedua, program Banjir Diskon yang berjalan sebulan penuh pada 2–31 Oktober 2026 di Grha Kriya Dekranasda Sleman. Skema potongan harga yang ditawarkan mencapai 50 persen.
"Program ini tidak terbatas pada produk batik, tetapi mencakup beragam produk IKM Sleman. Besaran diskon berbeda antar-IKM dan sebagian berlaku untuk produk tertentu," terang Dwi Wulandari.
Agenda ketiga yakni Sleman Halal Fashion & Craft yang dijadwalkan pada 9–11 Oktober 2026 di Atrium Jogja City Mall (JCM). Kegiatan ini berkolaborasi dengan Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2026.
Pameran di JCM menjadi wadah mengenalkan produk fashion dan kerajinan Sleman. Acara ini juga diisi talkshow edukasi bahan baku dan proses produksi, serta peragaan busana batik karya pembatik lokal.
Selain tempat promosi, gelaran di JCM disiapkan untuk menyambut pemberlakuan wajib sertifikasi halal produk sandang dan aksesori yang berlaku mulai 18 Oktober 2026.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media