Hujan Diprediksi Mulai Akhir November, Pemkab Sleman Gencarkan Pembersihan Drainase
Petugas Dinas PUPKP Sleman mengikuti apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya.Foto:dok.diskominfosleman
jogja.fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di wilayah Sleman bagian utara mulai turun akhir November. Wilayah Sleman tengah hingga selatan menyusul pada awal Desember.
Pemerintah Kabupaten Sleman merespons prakiraan cuaca tersebut dengan mengintensifkan pembersihan saluran air dan drainase di titik rawan.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Sleman menggelar Apel Besar kesiapsiagaan di kantor dinas setempat, Kamis 8 Oktober 2026. Seluruh jajaran pejabat hingga petugas lapangan disiagakan untuk mengantisipasi potensi genangan maupun banjir.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, meminta jajaran PUPKP bergerak cepat memastikan saluran air berfungsi optimal sebelum curah hujan meningkat.
Baca Juga
"Pelayanan di Kabupaten Sleman saat ini alhamdulillah berkat kerja keras penjenengan. Peran PU betul-betul harus tanggap. Bagaimana caranya besok kalau hujan deras, tidak ada banjir di Sleman," kata Harda dalam arahannya.
Harda meminta tim lapangan rutin membersihkan pendangkalan drainase. Perbaikan pada jaringan irigasi dan infrastruktur sumber daya air yang rusak juga perlu segera diselesaikan.
Kepala Dinas PUPKP Kabupaten Sleman, Sukarmin, menginstruksikan seluruh ketua tim, kelompok, dan pengawas bidang menyisir saluran air. Pemantauan difokuskan pada lokasi yang rawan mengalami sedimentasi serta penumpukan sampah.
Pembersihan fokus pada titik-titik krusial seperti bawah jembatan dan aliran drainase permukiman. Penumpukan sampah di lokasi tersebut kerap memicu luapan air saat hujan deras.
Selain kesiapan teknis, Harda juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan di saluran air menjadi salah satu pemicu utama penyumbatan.
"Saya mengingatkan kita semuanya untuk hati-hati menghadapi musim hujan yang akan datang, sehingga segala infrastruktur berkaitan dengan lari atau alirnya air hujan ini betul-betul kita persiapkan dengan baik untuk mengantisipasi adanya banjir. Ojo buang sampah sembarangan, lebih-lebih di tempat-tempat drainase," imbau Harda.