Lantik 5 Lurah PAW, Bupati Sleman Minta Pemimpin Tak Cuma Ngetem di Kantor
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik lima lurah hasil Pemilihan Lurah Antar Waktu di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman.Foto:dok.diskominfosleman
jogja.fin.co.id - Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta para lurah baru tidak hanya menghabiskan waktu kerja di dalam ruangan. Pemimpin kalurahan dituntut aktif turun ke lapangan untuk mendengar dan menyelesaikan persoalan warga secara langsung.
Instruksi tersebut disampaikan Harda saat melantik lima lurah hasil Pemilihan Lurah Antar Waktu (PAW) Kabupaten Sleman Tahun 2026 di Pendopo Parasamya, Kamis (8/10).
"Pemimpin itu di depan. Jangan menjadi pemimpin yang hanya hadir di ruang kantor, tetapi jadilah pemimpin yang hadir ketika masyarakat membutuhkan," kata Harda.
Lima pejabat yang dilantik bakal memimpin Kalurahan Caturtunggal, Sendangadi, Candibinangun, Maguwoharjo, dan Trihanggo. Mereka terpilih melalui Musyawarah Kalurahan pada 27 September 2026.
Baca Juga
Harda menekankan pentingnya prinsip manjing ajur ajer, yakni kemampuan pemimpin menyatu dengan masyarakat. Lurah diminta mengayomi seluruh warga tanpa membeda-bedakan latar belakang.
Proses pemilihan lurah telah resmi berakhir. Harda meminta para lurah terpilih merangkul semua pihak dan menyatukan kembali warga di wilayah masing-masing.
Pengotak-ngotakan akibat perbedaan pilihan politik saat proses PAW harus segera dihentikan.
"Saya ingin mengingatkan bahwa setelah proses pemilihan berakhir, maka berakhir pula perbedaan pilihan. Tidak ada lagi kelompok yang memilih dan kelompok yang tidak memilih. Saudara adalah lurah bagi seluruh masyarakat kalurahan," ujar Harda.
Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Danang Maharsa serta jajaran Forkopimda Sleman.
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap para lurah baru segera bekerja optimal menjaga stabilitas dan kualitas pelayanan publik di wilayahnya.