Senin, 12 Oktober 2026
--°C --
-- · --
News

DPRD DIY ANGKAT SUARA! Eko Suwanto Tuntut Pusat Kembalikan Jatah Anggaran Jogja!

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
11/10/2026, 13:44 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
DPRD DIY ANGKAT SUARA! Eko Suwanto Tuntut Pusat Kembalikan Jatah Anggaran Jogja!

jogja.fin.co.id -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY mendesak pemerintah pusat mengembalikan besaran dana transfer ke daerah dalam penyusunan APBN 2027. Penurunan alokasi anggaran dari pusat dinilai mempersempit ruang gerak pemerintah daerah dalam menangani persoalan kemiskinan dan pengangguran.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menilai penurunan alokasi anggaran daerah berpengaruh langsung pada keberlanjutan program prioritas masyarakat. Berdasarkan data KUA-PPAS APBD DIY, pendapatan transfer dari pemerintah pusat tercatat sebesar Rp3,55 triliun pada 2024.

Angka ini turun menjadi Rp3,04 triliun pada 2025, lalu menyusut kembali menjadi Rp2,64 triliun pada 2026. Terjadi penurunan akumulatif sebesar Rp910 miliar dalam rentang tiga tahun.

"Kita berjuang bersama menjaga Indonesia dari desa. Karena itu, dana transfer ke daerah harus diperkuat agar pemerintah daerah memiliki daya untuk menjawab persoalan rakyat, terutama kemiskinan dan pengangguran," tegas Eko pada Jumat 9 Oktober 2026.

Alokasi Danais Turun Beruntun

Selain Transfer ke Daerah (TKD), alokasi Dana Keistimewaan (Danais) DIY turut mengalami pemangkasan. Porsi Danais yang diterima DIY pada 2024 sebesar Rp1,42 triliun. Namun, alokasi tersebut dipangkas menjadi Rp1 triliun pada 2025 dan bertahan di angka yang sama untuk 2026.

Eko mengingatkan penguatan dana transfer sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya tahan fiskal daerah. Penurunan alokasi dari pusat secara beruntun berpotensi mengganggu pelayanan publik dan pembiayaan pembangunan.

Di tingkat nasional, total alokasi TKD dalam APBN 2025 tercatat Rp864 triliun, kemudian turun menjadi Rp693 triliun pada 2026. Sementara itu, proyeksi TKD nasional untuk 2027 diasumsikan sebesar Rp735 triliun.

Angka asumsi tersebut masih berada Rp129 triliun di bawah alokasi tahun 2025. Melihat tren tersebut, Komisi A DPRD DIY mendorong pemerintah pusat mengevaluasi formula pengalokasian anggaran agar tidak memberatkan keuangan daerah dalam jangka panjang.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja