Heboh Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Sri Sultan HB X Bicara soal Toleransi dan Perbedaan
Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan pernyataan terkait polemik pembubaran ibadah GMS Bantul.Foto:IG@pemdajogja
“Kesbangpol tidak hanya menunggu laporan. Saat ada informasi berkembang mengenai penolakan kegiatan GMS, kami langsung melakukan koordinasi,” kata Yulius.
Ia menyebut langkah antisipasi sempat dilakukan. Namun, dinamika di lapangan tetap berkembang hingga terjadi pergerakan massa di lokasi kegiatan.
“Kami sudah mencoba mengantisipasi, tetapi faktanya tetap terjadi pergerakan di lokasi kegiatan GMS,” ujarnya.
FJI DIY Jelaskan Alasan Kedatangan ke Lokasi
Baca Juga
Sementara itu, Forum Jihad Islam DIY (FJI DIY) turut memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut.
Ketua FJI DIY, Abdurrahman, mengatakan pihaknya datang ke lokasi setelah menerima laporan warga mengenai rencana peresmian bangunan GMS.
Menurut dia, rombongan FJI tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB pada Minggu pagi.
“Kami mendapat laporan dari warga terkait peresmian GMS yang bangunannya sudah berdiri sekitar dua tahun,” kata Abdurrahman.
Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perhatian publik, terutama terkait isu toleransi, kebebasan beragama, dan penyelesaian konflik sosial di tingkat lokal.