Eksplore Jogja . 29/05/2026, 19:35 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
Peserta tidak hanya diuji kemampuan menyanyi. Panitia juga menguji prima vista atau kemampuan membaca not balok langsung, solfegio, teknik vokal, interpretasi lagu, ritme, hingga jangkauan suara.
“Seleksi di DIY cukup kompleks. Juri pusat mengakui kualitas peserta di sini berada di atas rata-rata nasional,” katanya.
DIY juga memiliki catatan konsisten mengirim formasi lengkap empat jenis suara atau SATB (Sopran, Alto, Tenor, Bass) ke tingkat nasional sejak 2017.
Panitia membuka pendaftaran secara individu bagi warga negara Indonesia berusia 16–23 tahun, belum menikah, sehat jasmani rohani, dan memiliki KTP DIY. Rangkaian seleksi berlangsung di Ruang Bima, Kantor Dinas Kebudayaan DIY. Tahapan dimulai dengan pengambilan nada dasar pada 9 Juli 2026, disusul audisi utama sehari setelahnya.
Tim juri terdiri atas Pancasona Adji, Linda Sitinjak, Drijastuti Jogjaningrum, dan Retno Pujiwati.
Selain peluang tampil di Istana Merdeka, panitia menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp62 juta, lengkap dengan plakat dan piagam penghargaan bagi para pemenang. Informasi teknis dan materi lagu dapat diakses melalui tautan s.id/InfoGBNDIY2026.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media