Sport . 20/07/2026, 12:17 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Pebalap muda asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, mendapat pembekalan mental dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebelum tampil pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Pertemuan berlangsung di Keraton Kilen Yogyakarta, Minggu (19/7) malam. Veda hadir bersama pebalap Moto2 Mario Suryo Aji.
Dalam pertemuan tersebut, Sri Sultan meminta agar pebalap tidak merasa minder saat bersaing dengan kontestan luar negeri di level dunia.
"Jangan karena sudah pilihannya menjadi pembalap lalu mengatakan, 'Wah itu susah, itu berat, tidak bisa.' Ya sudah, kalah sebelum bertanding. Yang penting bagaimana punya motivasi untuk bertahan dan memenangkan setiap pertandingan," ujar Sri Sultan.
Sri Sultan menyebut kesiapan mental menjadi penentu utama selain kemampuan teknis dan fisik. Menurutnya, seluruh pebalap memiliki peluang yang sama saat bertanding di lintasan.
"Kenapa kita harus berhati kecil? Tidak. Risikonya sama. Siapa yang akan juara juga bisa bergantian. Jadi kita harus fight. Motivasi untuk fight itu ada pada dirinya sendiri," tegas Sri Sultan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri GKR Mangkubumi, KPH Yudanegara, Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar, Komisaris Utama MGPA RM Gustilantika Marrel Suryokusumo, serta Direktur Utama MGPA Ananda Mikola.
Bagi Veda, kesempatan sowan ke Keraton Kilen menjadi dorongan moral penting. Pebalap yang kini meniti karier di arena Moto3 tersebut menyampaikan rasa bangganya dapat berdialog langsung dengan Raja Yogyakarta.
"Senang dan bangga bisa diberi kesempatan bertemu dengan Pak Gubernur malam ini. Terima kasih atas dukungannya selama ini. Kami akan memaksimalkan persiapan dan semoga hasilnya baik," kata Veda.
Sebelum berkunjung ke Keraton Kilen, Veda dan Mario terlebih dahulu menyapa masyarakat Yogyakarta lewat agenda Homecoming Tour Local Heroes Indonesia di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.
Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menjelaskan, silaturahmi ke Keraton Kilen bertujuan memohon doa restu Ngarso Dalem sebelum kedua pebalap melanjutkan agenda kompetisi internasional.
"Kami sowan kepada Ngarso Dalem untuk memohon doa restu dan berkah. Veda dan Mario merupakan kebanggaan Indonesia karena mampu bersaing di Moto3 dan Moto2," kata Ahmad Fajar.
Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji dijadwalkan mengaspal di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, pada 9–11 Oktober 2026 mendatang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media