Eksplore Jogja . 19/08/2026, 18:45 WIB

14 Tahun UUK DIY: 298 Agenda Kebudayaan Hingga Layanan Publik Digelontorkan untuk Warga

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Sebanyak 298 agenda kebudayaan hingga layanan publik gratis digelontorkan Pemerintah Daerah DIY untuk masyarakat dalam rangkaian Memetri Kaistimewan.

Rangkaian kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati 14 tahun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY (UUK DIY) yang dibuka di Lapangan Paseban, Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026 lalu.

Ratusan kegiatan kolaboratif itu memanfaatkan alokasi Dana Keistimewaan (Danais) untuk mendekatkan pelayanan pemerintah secara langsung.

Warga dapat mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), membayar pajak kendaraan, mengurus dokumen kependudukan, memeriksakan kesehatan, hingga berbelanja di pasar murah.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan lima urusan keistimewaan harus memberi dampak nyata bagi warga. Pesan tersebut disampaikan Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Kurniawan saat membacakan sambutan Gubernur.

"Keistimewaan tidak sebatas menjaga identitas daerah. Melalui lima urusan keistimewaan yang seluruhnya diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Kurniawan.

Lima urusan tersebut meliputi tata cara pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur, kelembagaan, kebudayaan, pertanahan, serta tata ruang.

Memetri Kaistimewan tahun ini mengusung tema “Mulyaning Manah, Mukti ing Bumi, Wibawaning Jagad”. Kegiatan ini melibatkan Pemda DIY, pemerintah kabupaten/kota, kalurahan, akademisi, hingga komunitas lokal.

Sementera itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Urusan Keistimewaan Paniradya Kaistimewan DIY, Tri Agus Nugroho, menyebut kegiatan ini dirancang inklusif.

"Kegiatan senam bersama ini memang dikhususkan untuk bapak-bapak, ibu-ibu lansia. Dalam Memetri Kaistimewan DIY ini semua segmen kami libatkan," ujar Tri Agus.

Selain layanan perizinan, panitia menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan aksi donor darah bertajuk "Wayahe Donor Darah" di Pendapa Parasamya Bantul. Targetnya terkumpul 100 kantong darah untuk diserahkan ke PMI Kulon Progo.

Sektor ekonomi warga disokong melalui pameran 10 stan UMKM Desa Preneur dan dua stan Desa Prima. Berbagai seni pertunjukan seperti Jathilan Aswa Asmaralaya dan Toneel Kaistimewan turut dihadirkan di panggung budaya.

Bagus, salah seorang warga yang mengakses layanan donor darah, menilai konsep acara ini sangat membantu masyarakat.

"Ini menarik agendanya, selain donor juga ada banyak aktivitas. Rasanya cocok untuk semua umur," kata Bagus.

Rangkaian Memetri Kaistimewan dijadwalkan berjalan mulai 13 Agustus hingga 13 September 2026. Panitia juga meluncurkan logo resmi 14 tahun UUK DIY dan Calendar of Event selama satu bulan ke depan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com