Satu-satunya di DIY! PPY Sleman Gelar Pelatihan Adiwicara Jawa Mandiri Selama 3 Bulan
Bupati Sleman Harda Kiswaya secara resmi membuka Pelatihan Adiwicara Angkatan I DPD PPY Kabupaten Sleman.Foto:dok.diskominfosleman
jogja.fin.co.id - DPD Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY) Kabupaten Sleman mencatatkan terobosan dalam pelestarian budaya. Komunitas ini menjadi satu-satunya kepengurusan PPY di wilayah DIY yang mampu menggelar program pawiyatan atau pelatihan adiwicara (public speaking Jawa) secara mandiri.
Program Pelatihan Adiwicara Angkatan I dan Sarasehan Ke-3 tersebut dibuka resmi oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya pada Kamis 1 Oktober 2026.
Ketua DPD PPY Kabupaten Sleman, Agus Wiranto mengatakan pelatihan adiwicara ini dirancang secara maraton. Program akan berlangsung selama tiga bulan dengan total 24 kali pertemuan.
Agus menegaskan, kemandirian PPY Sleman dalam menyelenggarakan pelatihan ini menjadi nilai tambah tersendiri di tingkat provinsi.
Baca Juga
"PPY Sleman menjadi satu-satunya kepengurusan di wilayah Yogyakarta yang mampu menyelenggarakan program pawiyatan secara mandiri," kata Agus saat memberikan laporan di lokasi acara.
Pelatihan angkatan pertama ini memikat antusiasme masyarakat. Sebanyak 97 peserta terdaftar untuk menggembleng kemampuan olah vokal dan penyusunan kalimat berbahasa Jawa. Penyelenggara menerjunkan 12 narasumber ahli di bidangnya untuk mengawal seluruh sesi kelas.
Bupati Sleman Harda Kiswaya memberikan apresiasi tinggi atas keberanian DPD PPY Sleman menggelar pelatihan mandiri berskala panjang. Harda menilai kemampuan adiwicara bukan sebatas teknik berbicara di depan umum.
Menurut Harda, seni adiwicara memuat cerminan karakter, nilai unggah-ungguh, serta kesantunan seseorang.
"Sebagai seorang adiwicara, kita diingatkan pada falsafah 'Ajining diri saka lathi', bahwa kehormatan seseorang tercermin dari tutur katanya," ujar Harda.
Harda menegaskan, semakin tinggi kemampuan berbicara seseorang di depan umum, semakin besar pula tanggung jawab moral yang dipikul. Ia meminta peserta menggunakan kata-kata untuk memberi semangat dan menyatukan masyarakat.
Baca Juga
Pemkab Sleman mendorong PPY untuk terus memperkuat sinergi bersama instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan para budayawan. Kolaborasi ini bertujuan menjaga keberlanjutan tradisi Jawa agar tetap relevan di tengah modernisasi.