News

Kondisi Korban Ledakan Laundry Kraton Diungkap Polisi, Perut Sobek dan Pipi Terbakar

Polisi beberkan kronologi dan penyebab ledakan mesin setrika uap laundry di Kraton Jogja. Tabung boiler melayang 50 meter, korban luka parah, dan rugi Rp85 juta.

Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp Follow
Kondisi Korban Ledakan Laundry Kraton Diungkap Polisi, Perut Sobek dan Pipi Terbakar
Penampakan tempat laundry yang meledak menyebabkan karyawan terluka.Foto:tangkapanlayar

jogja.fin.co.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta membeberkan kronologi dan dampak kerusakan akibat ledakan mesin setrika uap di usaha laundry kawasan Jalan Kadipaten Kidul, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta.

Insiden yang terjadi pada Kamis, 22 Oktober 2026 pagi tersebut menyebabkan korban luka dan merusak bangunan usaha hingga radius puluhan meter.

Peristiwa bermula saat pekerja laundry berinisial TS (40) membuka ruko sekitar pukul 08.00 WIB untuk memulai operasional harian. Usai membuka pintu toko, TS langsung menyalakan mesin setrika uap atau boiler yang berada di ruangan belakang.

Ia kemudian meninggalkan area mesin dan berpindah menuju meja kasir di bagian depan. Tak berselang lama, tepatnya pukul 09.15 WIB, dentuman keras mendadak muncul dari arah mesin pemanas pakaian tersebut.

Tingginya tekanan udara membuat tabung boiler terlepas dan terlempar ke udara sejauh kurang lebih 50 meter. Tabung besi itu akhirnya jatuh tepat di lapangan olahraga halaman SD Keputran 2 Yogyakarta.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, membenarkan jatuhnya tabung boiler di area fasilitas sekolah tersebut. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dari kalangan siswa maupun guru di area sekolah saat tabung mendarat.

Namun, ledakan ini berakibat fatal bagi TS yang berada di dalam bangunan ruko. Pekerja perempuan tersebut mengalami luka robek di perut sebelah kiri sepanjang 10 sentimeter, luka lecet pada tangan kiri, serta luka bakar di pipi kiri. Korban langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Selainkorban luka, hempasan ledakan menghancurkan atap bangunan ruko dan merusak deretan peralatan kerja di dalam ruangan.

Goncangan dahsyat tersebut merusak sedikitnya empat unit mesin cuci, satu unit mesin boiler, serta berbagai perlengkapan usaha laundry lainnya. Total kerugian alat-alat produksi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Total kerugian alat-alat laundry kurang lebih Rp85.000.000," ujar Dani.

Pihak kepolisian menyatakan kerugian materiil untuk kerusakan fisik bangunan ruko hingga kini masih dalam tahap perhitungan.

Sementara itu, Tim Inafis Polresta Yogyakarta terus mengumpulkan bukti dan mengolah TKP guna memastikan pemicu utama ledakan mesin boiler tersebut.

"Penyebab meledaknya mesin boiler laundry masih dalam penyelidikan," pungkas Dani.

Berita Terkait