News

DPRD DIY Minta Pemprov Adil Alokasikan Danais, Jangan Cuma Numpuk di Sumbu Filosofis Kota

Komisi A DPRD DIY mendesak pemerataan Danais untuk pengembangan Masjid Pathok Negoro Dongkelan Bantul. Pembangunan rest area dan infrastruktur diusulkan.

Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp Follow
DPRD DIY Minta Pemprov Adil Alokasikan Danais, Jangan Cuma Numpuk di Sumbu Filosofis Kota
Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, Hifni Muhammad Nasikh.Foto:IST

jogja.fin.co.id - Komisi A DPRD DIY mendesak Pemerintah Provinsi DIY memeratakan pengucuran Dana Keistimewaan (Danais). Alokasi anggaran diminta tidak melulu menumpuk di Sumbu Filosofis kota, tetapi menjangkau kawasan Satuan Ruang Strategis (SRS) Masjid Pathok Negoro di Padukuhan Dongkelan Kauman, Kalurahan Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.

Sorotan tersebut mengemuka saat peninjauan lapangan dan penyerapan aspirasi warga Tirtonirmolo, Rabu 4 November 2026. Rombongan dewan dipimpin Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, Hifni Muhammad Nasikh, bersama Anggota Komisi A, Sigit Nursyam Priyanto.

Komisi A menilai intervensi Danais di Masjid Pathok Negoro Dongkelan perlu diimbangi pembangunan fasilitas fisik pendukung serta program pemberdayaan ekonomi warga setempat.

Masyarakat bersama pengelola kawasan mengajukan sejumlah usulan pembenahan infrastruktur. Poin utama mencakup peningkatan kualitas jalan dari akses Ring Road Selatan menuju lokasi masjid, pembangunan gapura penanda kawasan wisata religi, serta penambahan toilet umum.

Penataan juga menyasar pemindahan tiang listrik dan telepon di persimpangan jalan yang selama ini mempersempit ruang gerak kendaraan peziarah. Di atas lahan wakaf seluas 90 meter persegi, warga berencana membangun gedung serbaguna untuk perpustakaan dan ruang edukasi sejarah.

Lahan kas kalurahan turut disiapkan sebagai lokasi rest area dan tempat parkir bus peziarah. Fasilitas ini dirancang terintegrasi dengan pengembangan kawasan ekonomi lokal.

Sektor pemberdayaan ekonomi memuat usulan pengadaan armada becak listrik bagi pengemudi lokal, disertai pembinaan teknis pengelolaan pedagang di sekitar masjid.

Anggota Komisi A DPRD DIY, Sigit Nursyam Priyanto, meminta Pemerintah Kalurahan Tirtonirmolo merinci seluruh rencana tersebut secara tertulis agar bisa dikawal dalam pembahasan anggaran provinsi.

"Seluruh usulan warga dan pengelola kawasan agar disusun secara tertulis dan disampaikan kepada DPRD DIY sebagai bahan untuk mengawal perencanaan serta penganggaran di tingkat provinsi," ujar Sigit Nursyam di hadapan perangkat kalurahan dan takmir masjid.

Pemerintah kalurahan kini diminta melengkapi dokumen teknis beserta peta wilayah rencana pembangunan. Berkas tersebut menjadi acuan pelolosan program dan penganggaran bertahap Pemprov DIY.

Berita Terkait