News . 12/05/2026, 20:16 WIB

Butuh Rp 1,1 Triliun untuk Bikin Sleman Mulus Total, Begini Strategi Pemkab Siasati Anggaran

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id  –  Pemerintah Kabupaten Sleman menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan infrastruktur jalan yang sempurna secara menyeluruh. Berdasarkan perhitungan teknis yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), kebutuhan ideal anggaran untuk menjaga dan mencapai kondisi jalan "Mantap" di seluruh wilayah Sleman menyentuh angka Rp 1.118.917.079.820.

Angka fantastis di atas satu triliun rupiah tersebut muncul setelah tim teknis melakukan audit mendalam terhadap 371 ruas jalan kabupaten sepanjang 733,67 km. Meski anggaran tahun 2026 telah mengalami kenaikan signifikan, kesenjangan antara kebutuhan ideal dan kemampuan fiskal daerah memaksa pemerintah untuk menerapkan strategi prioritas.

Kepala DPUPKP Sleman, Sukarmin ST MT, memaparkan bahwa perhitungan ideal tersebut mencakup tiga kategori utama penanganan. Kategori pertama adalah pemeliharaan rutin untuk jalan kondisi mantap seluas 498,94 km yang membutuhkan sekitar Rp 18,7 miliar.

Audit Teknis dan Kebutuhan Anggaran

Tantangan terbesar sebenarnya terletak pada kategori pemeliharaan berkala untuk jalan rusak ringan sepanjang 221,76 km. Berdasarkan Standar Harga Satuan (ASB) 2026, biaya per kilometer mencapai Rp 4,6 miliar, sehingga total kebutuhan pada sektor ini saja menembus Rp 1,03 triliun.

Selain itu, kategori peningkatan jalan untuk kondisi rusak berat sepanjang 12,97 km memerlukan dana tambahan sekitar Rp 65,4 miliar. "Kebutuhan menjaga kondisi mantap sekaligus memperbaiki jalan rusak memang sangat besar secara hitungan matematis teknis," ujar Sukarmin.

Sukarmin menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran yang dialokasikan saat ini berbasis pada data akurat. Meski belum bisa memenuhi angka ideal Rp 1,1 triliun dalam satu tahun anggaran, pemerintah terus mendorong peningkatan pagu setiap tahunnya untuk mengejar ketertinggalan umur konstruksi jalan.

Strategi Penanganan Bertahap

Menyiasati kebutuhan yang masif tersebut, Pemkab Sleman memilih langkah strategis dengan membagi penanganan secara bertahap. Prioritas utama diberikan pada ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi dan jalur ekonomi produktif. Hal ini bertujuan agar dampak ekonomi tetap terjaga meskipun perbaikan belum menyentuh seluruh ruas secara serentak.

Pemerintah juga mulai mengintegrasikan sistem drainase yang lebih baik dalam setiap proyek perbaikan jalan. Langkah preventif ini dipercaya mampu memperpanjang umur konstruksi jalan, sehingga frekuensi perbaikan besar bisa dikurangi dan efisiensi anggaran dapat tercapai dalam jangka panjang.

Sinergi antara visi "Sleman Dalane Alus" dan manajemen anggaran yang terukur menjadi kunci bagi Pemkab Sleman. Dengan perhitungan yang transparan, pemerintah mengajak masyarakat memahami bahwa proses pembangunan membutuhkan skala prioritas demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com