News . 12/05/2026, 16:45 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id – Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan pemerataan infrastruktur hingga ke tingkat akar rumput pada tahun 2026 ini. Melalui kebijakan terbaru, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp 8,6 miliar untuk memoles wajah jalan-jalan desa di seluruh wilayah Bumi Sembada.
Langkah strategis ini tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pembangunan Jalan Desa oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi konektivitas antarwilayah yang selama ini sering terhambat oleh kondisi jalan lingkungan yang kurang memadai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sukarmin ST MT, menjelaskan bahwa program ini menyasar 86 desa yang tersebar di 17 kapanewon. Setiap desa akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 100 juta untuk perbaikan ruas jalan yang diusulkan oleh masyarakat setempat.
Saat ini, DPUPKP Sleman sedang mematangkan tahap perencanaan desain jalan untuk memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga meski berada di level pedesaan. Sukarmin menargetkan proses desain ini rampung pada 21 Mei mendatang.
"Kami menjadwalkan rencana perbaikan fisik jalan desa mulai awal bulan Juni. Saat ini tim masih fokus menyelesaikan desain agar tepat sasaran," ungkap Sukarmin dalam keterangannya kepada awak media.
Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas alat, manusia, hingga barang secara signifikan. Dengan akses yang lebih mudah, ekonomi masyarakat desa diprediksi akan tumbuh lebih cepat karena biaya logistik dan waktu tempuh yang semakin efisien.
Program bantuan jalan desa ini merupakan bagian integral dari visi besar Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang mengusung slogan "Sleman Dalane Alus, Sleman Dalane Padhang". Sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Pemerintah optimistis bahwa dengan aspal yang mulus hingga ke pelosok desa, dampak positifnya akan langsung menyentuh kualitas hidup warga. Infrastruktur yang baik bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media