Lifestyle . 12/05/2026, 23:26 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id – Tren konsumsi kopi di Indonesia sedang mengalami pergeseran besar. Data periode 2024/2025 menunjukkan konsumsi kopi nasional mencapai 4,8 juta kantong, namun uniknya, sekitar 75 persen pelanggan di kafe kini lebih memilih varian minuman dingin seperti cold brew dan kopi nitro. Selain faktor kesegaran, alasan kesehatan jantung ternyata menjadi magnet utama di balik populernya tren ini.
Berbeda dengan kopi yang diseduh panas, cold brew diekstraksi menggunakan air suhu ruang atau air dingin selama 12 hingga 24 jam. Proses ini terbukti menghasilkan konsentrat kopi dengan tingkat keasaman yang jauh lebih rendah, sehingga lebih ramah bagi lambung dan sistem kardiovaskular.
Bagi banyak orang, kopi panas sering kali memicu efek "deg-degan" atau gelisah. Inovasi kopi dingin hadir sebagai solusi karena memiliki kadar kafein yang lebih moderat, yakni sekitar 50–70 mg per 240 ml. Angka ini lebih rendah dibandingkan kopi seduh panas tradisional, sehingga membantu mengurangi risiko debar jantung berlebih yang sering dikeluhkan pemula.
Selain itu, kopi kaya akan antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas. Pada metode cold brew, nutrisi penting dari biji kopi lokal seperti Robusta tetap terjaga optimal karena tidak rusak oleh suhu air yang mendidih. Konsumsi yang tepat bahkan dilaporkan dapat membantu metabolisme tubuh meningkat hingga 15 persen.
Eksistensi kopi dingin juga didorong oleh kemudahan integrasi dalam rutinitas harian. Karena bisa disiapkan malam sebelumnya, penikmat kopi bisa menghemat waktu di pagi hari tanpa kehilangan manfaat kesehatannya.
"Inovasi ini mendukung gaya hidup sehat di mana kopi menjadi bagian dari pola makan seimbang, bukan sekadar pemicu adrenalin," ungkap pengamat industri. Kini, menambahkan bahan alami seperti jahe ke dalam kopi dingin juga menjadi tren baru yang tumbuh 20 persen, memberikan manfaat tambahan berupa perlindungan anti-inflamasi bagi tubuh.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media