News . 13/05/2026, 07:00 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru mengenai prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 13 Mei 2026. Berdasarkan pantauan data citra satelit, sebagian besar wilayah DIY akan didominasi oleh kondisi berawan, namun potensi hujan ringan tetap mengintai di wilayah utara dan pusat kota.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu mencermati perubahan suhu dan kelembapan udara yang cukup dinamis. Kondisi atmosfer menunjukkan adanya penumpukan awan di beberapa titik koordinat yang memicu terjadinya presipitasi dalam skala ringan di jam-jam tertentu.
Data BMKG menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta memiliki karakteristik cuaca yang serupa untuk hari ini. Kedua wilayah ini diprediksi mengalami hujan ringan. Di Kabupaten Sleman, suhu udara berada pada rentang 23 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 66 hingga 97 persen.
Sementara itu, Kota Yogyakarta mencatatkan suhu antara 24 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara di jantung provinsi ini berkisar antara 65 hingga 98 persen. Kondisi ini menuntut kewaspadaan bagi pengendara sepeda motor karena permukaan jalan cenderung licin saat intensitas hujan meningkat meski dalam skala ringan.
Berbeda dengan wilayah utara, kawasan selatan DIY seperti Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul diprediksi akan dominan berawan sepanjang hari. Kabupaten Bantul mencatatkan suhu udara 24 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 69 hingga 99 persen. Langit berawan ini memberikan sedikit perlindungan dari terik matahari langsung bagi para pekerja luar ruangan.
Kabupaten Kulon Progo diperkirakan memiliki suhu 24 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di wilayah ini sedikit lebih rendah namun tetap konsisten di angka 71 hingga 98 persen. Di sisi timur, Gunungkidul melaporkan suhu 24 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 70 hingga 95 persen. Meski diprediksi berawan, sirkulasi angin lokal dapat membawa perubahan mendadak yang perlu dipantau secara berkala.
Kelembapan udara yang tinggi hingga mencapai 99 persen di beberapa titik berpotensi memicu rasa gerah yang berlebih. Tenaga medis menyarankan masyarakat untuk menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi air putih secara cukup guna menghindari dampak suhu udara yang relatif tinggi di siang hari.
Secara keseluruhan, kondisi cuaca di DIY pada 13 Mei 2026 ini masih dalam kategori aman untuk aktivitas publik. Namun, bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkotaan yang padat, persiapan payung atau jas hujan tetap menjadi langkah antisipasi yang bijak menghadapi hujan ringan yang bisa turun sewaktu-waktu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media