Rabu, 13 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Detik-Detik Kapal Nelayan Bantul Terhempas Ombak, Satu Orang Hilang Terseret Arus

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
13/05/2026, 16:34 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Detik-Detik Kapal Nelayan Bantul Terhempas Ombak, Satu Orang Hilang Terseret Arus

Ilustrasi: Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di perairan Pantai Baru, Srandakan, Bantul untuk mencari nelayan yang hilang akibat kapal terbalik.

jogja.fin.co.id — Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan selatan Yogyakarta. Sebuah kapal nelayan terbalik setelah dihantam ombak besar di kawasan Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul, pada Rabu 13 Mei 2026 siang. Insiden tersebut mengakibatkan seorang nelayan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan.

Sekretaris Jogo Segoro Wilayah IV Pantai Samas-Pantai Baru, Nugroho, mengungkapkan bahwa peristiwa nahas ini bermula saat tiga orang nelayan hendak mendarat setelah melaut. Ketiga nelayan tersebut diidentifikasi sebagai Dwi Nur Cahyo (23) asal Sanden, Aziz Ahmadi (29) asal Kretek, dan Riza (30) asal Srandakan.

Mesin Bermasalah Sebelum Diterjang Ombak

Sekitar pukul 12.30 WIB, perahu yang mereka tumpangi bersiap menepi ke daratan. Namun, kondisi menjadi kritis ketika mesin perahu tiba-tiba mengalami kendala teknis atau kerusakan sesaat sebelum ombak besar datang menghantam dari arah belakang.

Advertisement

"Hantaman ombak tersebut menyebabkan perahu terbalik," jelas Nugroho saat dikonfirmasi oleh awak media. Akibatnya, ketiga awak kapal tersebut terlempar ke laut dan sempat terapung di tengah ganasnya ombak pantai selatan.

Upaya Penyelamatan dan Proses Pencarian

Anggota SAR yang bersiaga di lokasi kejadian segera memberikan pertolongan setelah melihat perahu terbalik. Petugas berhasil mengevakuasi Dwi Nur Cahyo dan Aziz Ahmadi dalam kondisi selamat. Sayangnya, korban bernama Riza terlepas saat proses penyelamatan berlangsung.

Nugroho menyebutkan bahwa korban Riza sebenarnya mengenakan alat pelindung diri saat kejadian. "Satu orang itu pakai pelampung tapi terlepas dan kemudian tenggelam," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan mengerahkan perahu serta menggunakan metode tebar jaring untuk melacak keberadaan korban di bawah permukaan air.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
Penulis jogja.fin.co.id