Sport . 13/05/2026, 07:38 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id — Dominasi Lionel Messi di Amerika Serikat tidak hanya terlihat dari liukan operannya di lapangan, tetapi juga dari angka-angka fantastis di rekening banknya. Berdasarkan rilis resmi terbaru dari Asosiasi Pemain MLS (MLSPA) per Selasa 12 Mei 2026, kapten Inter Miami ini mencatatkan lonjakan pendapatan yang hampir tak masuk akal bagi pesepak bola di usia menjelang 39 tahun.
Messi secara resmi melipatgandakan penghasilannya dalam kontrak baru bersama Inter Miami. Pemain berjuluk La Pulga ini kini mengantongi kompensasi yang dijamin sebesar $28.333.333 atau setara lebih dari Rp455 miliar per musim. Angka ini menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah liga, meninggalkan jauh para pesaing terdekatnya.
Fenomena menarik muncul saat membandingkan pendapatan pribadi Messi dengan pengeluaran tim-tim pesaing. Secara mencengangkan, gaji Messi saat ini lebih besar daripada total anggaran gaji (payroll) milik 28 dari 29 tim yang berlaga di MLS.
Hanya skuad Inter Miami sendiri yang secara kolektif memiliki angka di atas pendapatan Messi. Miami mencatatkan total payroll sebesar $54,6 juta, naik signifikan dari $46,8 juta pada musim lalu. Angka ini terpaut jauh dari Los Angeles FC (LAFC) yang berada di posisi kedua dengan $32,7 juta, dan hampir lima kali lipat lebih besar dari Philadelphia Union yang menjadi tim paling hemat dengan anggaran hanya $11,7 juta.
"Kontrak baru Messi mencakup gaji pokok sebesar $25 juta, dengan total kompensasi terjamin mencapai $28,3 juta per tahun," tulis laporan resmi MLS Players Association.
Meski liga ini mulai kedatangan bintang-bintang kelas dunia, celah pendapatan tetap terlihat sangat lebar. Bintang LAFC asal Korea Selatan, Son Heung-min, menempati posisi kedua dalam daftar pemain termahal dengan total kompensasi $11,15 juta. Artinya, Messi mendapatkan bayaran lebih dari dua kali lipat dibandingkan mantan penggawa Tottenham Hotspur tersebut.
Di posisi ketiga, rekan setim Messi di Miami, Rodrigo de Paul, mengamankan pendapatan sebesar $9,68 juta. Nama-nama besar lainnya seperti Hirving Lozano ($9,33 juta) dan Miguel Almiron ($7,87 juta) melengkapi jajaran lima besar, namun tetap tak mampu mendekati orbit finansial sang mega bintang Argentina.
Tingginya bayaran Messi sebanding dengan performa magis yang ia berikan bagi The Herons. Sejak bergabung, Messi telah membawa Miami meraih gelar juara MLS perdana mereka musim lalu. Secara statistik, ia tetap mematikan dengan koleksi 59 gol dari 64 pertandingan liga reguler. Musim ini saja, ia sudah membukukan sembilan gol hanya dalam 11 pertandingan.
Lonjakan pendapatan Messi juga ikut mengerek kesejahteraan pemain lain di liga. Gaji rata-rata pemain MLS kini menyentuh angka $688.816, naik 8,9 persen dibandingkan akhir tahun lalu. Tercatat ada 133 pemain yang kini berstatus miliarder (dalam mata uang dolar) dengan gaji di atas $1 juta, sebuah bukti nyata bahwa "Efek Messi" telah mengubah lanskap ekonomi sepak bola di Amerika Serikat secara permanen.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media