News . 14/05/2026, 07:51 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru mengenai kondisi atmosfer di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk hari ini, Kamis, 14 Mei 2026. Secara umum, dinamika cuaca di wilayah berjuluk Kota Pelajar ini menunjukkan variasi antara kondisi berawan hingga potensi hujan ringan yang tersebar di beberapa titik kabupaten.
Masyarakat yang berencana melakukan aktivitas luar ruangan atau perjalanan wisata perlu mencermati perbedaan kondisi cuaca di tiap wilayah administrasi. Suhu udara di DIY hari ini berada pada rentang 24 hingga 33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan yang tergolong cukup tinggi.
Berdasarkan pantauan radar cuaca, wilayah Sleman dan Gunungkidul diprediksi mengalami hujan ringan sepanjang hari ini. Di Sleman, suhu udara berkisar antara 24-32 derajat Celcius dengan kelembapan udara mencapai 71-95 persen. Kondisi yang hampir identik juga terjadi di Gunungkidul yang berpotensi terguyur hujan ringan dengan tingkat kelembapan hingga 95 persen.
Meskipun intensitas hujan tergolong ringan, para pengendara sepeda motor tetap disarankan untuk menyiapkan perlengkapan antiair. Kondisi jalanan yang basah, terutama di kawasan perbukitan Gunungkidul dan area Kaliurang Sleman, menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengguna jalan guna menghindari risiko kecelakaan.
Berbeda dengan wilayah utara, Kota Yogyakarta, Bantul, dan Kulon Progo cenderung lebih tenang dengan status cuaca berawan. Kota Yogyakarta mencatat suhu tertinggi di wilayah DIY, yakni menyentuh angka 33 derajat Celcius. Hal ini memberikan kesan cuaca yang cukup gerah atau "sumuk" bagi warga kota karena didukung tingkat kelembapan yang sangat tinggi mencapai 97 persen.
Di pesisir selatan, tepatnya wilayah Bantul dan Kulon Progo, kondisi berawan juga akan mendominasi sepanjang hari. Suhu udara di kedua wilayah ini tetap stabil pada angka 24-32 derajat Celcius. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi destinasi pantai, kondisi ini relatif kondusif, meskipun awan tebal mungkin akan menghalangi sinar matahari langsung di sepanjang garis pantai selatan.
Melihat data kelembapan udara yang sangat tinggi di seluruh wilayah DIY, BMKG mengimbau warga untuk menjaga hidrasi tubuh dengan baik. Kondisi udara yang lembap namun bersuhu tinggi sering kali memicu kelelahan lebih cepat bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, para pelaku usaha pariwisata dan transportasi juga dapat menyesuaikan jadwal operasional mereka, terutama bagi yang memiliki rute menuju kawasan wisata alam di Sleman dan Gunungkidul yang berpotensi terguyur hujan pada hari ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media