Terseret Arus Sungai Oya Imogiri Taufan Aktafiama Ditemukan Tak Bernyawa
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Taufan Aktafiama korban tenggelam di Lembah Sungai Oya Imogiri Bantul
jogja.fin.co.id - Tim SAR Gabungan menemukan Taufan Aktafiama (27), warga Grujugan, Bantul, yang tenggelam di Lembah Sungai Oya, Plarangan, Imogiri. Tim penyelam menemukan jasad korban pada pencarian hari kedua, Selasa 21 pukul 12.10 WIB.
Posisi korban berada sekitar lima meter dari titik awal tenggelam pada kedalaman dua meter. Petugas langsung mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya kepada pihak berwenang.
Koordinator Unit Siaga SAR Kota Jogja, Nugroho Adi, menyatakan petugas membagi operasi pencarian hari kedua menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).
"Operasi SAR hari kedua di Lembah Sungai Oya, Plarangan, Imogiri, Kabupaten Bantul hari ke 2 hari ini dilanjutkan. Pencarian kami lakukan dengan metode penyisiran terpadu," kata Nugroho.
Baca Juga
SRU 1 menyisir permukaan air menggunakan drone kapal berfitur sonar. SRU 2 melakukan penyelaman di sekitar tempat kejadian perkara. SRU 3 menyisir jalur air radius 100-150 meter, sementara SRU 4 memantau daratan dari sisi utara dan selatan sungai.
Insiden bermula saat Taufan berenang bersama rekannya, Budhi Irawan (23), warga Semanu, Gunungkidul, pada hari sebelumnya sekitar pukul 15.00 WIB. Keduanya diduga masuk ke aliran sungai dalam pengaruh minuman keras.
Saat berada di air, keduanya mengalami kesulitan berenang. Budhi berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai, sedangkan Taufan terbawa arus lalu hilang.
Dengan ditemukannya jasad korban, Basarnas Yogyakarta resmi menutup operasi pencarian. Seluruh personel dan peralatan ditarik kembali ke kesatuan masing-masing.
"Dengan ditemukan korban Operasi SAR dinyatakan di tutup dan smua Unsur SAR Gabungan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujarnya.
Nugroho mengingatkan warga agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat beraktivitas di perairan terbuka.
Baca Juga
- Dari Sinar Matahari Rongkop Karya Marcelo Diaz Jadi Ikon Baru Perbatasan DIY
- Tanpa Candi dan Tambang, Pemkab Bantul Buktikan Keunggulan Lewat Kekuatan SDM
"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan faktor risiko saat beraktivitas di sungai," ujarnya.