Rabu, 02 September 2026
--°C --
-- · --
News

Demo di Simpang Sudirman Gondokusuman Ricuh, 6 Mahasiswa Alami Sesak Napas Hingga Luka Robek

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
02/09/2026, 14:07 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Demo di Simpang Sudirman Gondokusuman Ricuh, 6 Mahasiswa Alami Sesak Napas Hingga Luka Robek

Suasana pascademo ricuh mahasiswa di simpang Jenderal Sudirman Gondokusuman Jogja.Foto:videoPoldaDIY

jogja.fin.co.id – Unjuk rasa di Simpang Jalan Jenderal Sudirman, Gondokusuman, Yogyakarta, Selasa 1 September 2026 malam berakhir ricuh. Sebanyak enam mahasiswa terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran terluka akibat kericuhan itu. Para korban mengalami luka robek di wajah, memar akibat benturan, hingga sesak napas.

Seluruh korban yang terdiri dari lima mahasiswa UGM dan satu mahasiswa UNY tersebut sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Panti Rapih sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

"Ada 6 mahasiswa terluka. Alhamdulillah sampai jam setengah satu sudah pulang kembali ke rumah masing-masing," kata Direktur Kemahasiswaan UGM Hempri Suyatna di Kampus UGM, Rabu 2 September 2026.

Hempri menjelaskan empat mahasiswi UGM berinisial NA, MM, MT, dan SK mengalami trauma, sesak napas, serta luka robek di bagian kening dan bibir.

Sementara satu mahasiswa UGM lainnya, ZF, menderita luka memar pada bagian pelipis, perut, dan kepala belakang.

Satu korban tersisa merupakan mahasiswa UNY berinisial MZ yang mengalami memar di area pelipis.

Berdasarkan laporan yang diterima, luka-luka tersebut diduga kuat akibat benturan benda tumpul serta tindakan fisik di lapangan.

"Rata-rata mahasiswa luka akibat pukulan dan tendangan," tegas Hempri.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang digalang massa Aliansi Masyarakat Sipil tersebut awalnya berlangsung kondusif sejak sore hari. Situasi mulai memanas ketika ada kelompok massa lain yang berupaya membubarkan barisan demonstran secara paksa.

Ketegangan meningkat saat perundingan di lapangan berjalan alot. Kelompok massa lain kemudian menyerang massa aksi hingga memicu bentrokan fisik di tengah jalan.

Petugas kepolisian dari Satuan Dalmas akhirnya diterjunkan ke lokasi untuk memisahkan kedua kelompok dan membubarkan paksa kerumunan massa guna mengendalikan situasi lalu lintas di kawasan Gondokusuman.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja