News . 15/05/2026, 16:19 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id – Jagat maya kembali digegerkan dengan aksi kriminalitas yang melibatkan warga negara asing (WNA) di wilayah hukum Kabupaten Gunungkidul. Sepasang WNA, satu laki-laki dan satu perempuan, dilaporkan sukses membawa kabur uang tunai jutaan rupiah dari sebuah warung dan bengkel di kawasan Girisubo dengan modus pengalihan perhatian.
Kejadian yang berlangsung pada Kamis 14 Mei 220 sore ini mendadak viral setelah rekaman CCTV dan kronologinya diunggah oleh akun media sosial @gunungkidulaja. Para pelaku disebut-sebut sangat lihai dalam memperdaya korbannya.
Aksi nekat ini terjadi di Toko Isti yang berlokasi di Dusun Kasihan, Balong, Girisubo, sekitar pukul 15.00 WIB. Kapolsek Girisubo, AKP Agus Supriyanta, mengonfirmasi bahwa kedua WNA tersebut masuk ke warung dengan alasan ingin menukarkan uang.
"Modusnya adalah menukarkan uang Rp 100 ribu menjadi dua lembar pecahan Rp 50 ribu. Saat proses transaksi itulah, salah satu pelaku mulai mengalihkan perhatian penjaga warung, sementara pelaku lainnya dengan cepat menggasak uang tunai di lokasi," jelas AKP Agus saat dikonfirmasi pada Jumat 15 Mei 2026.
Tak hanya warung, sebuah bengkel yang berada tepat di samping toko tersebut juga menjadi sasaran. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 4,2 juta. Setelah mendapatkan apa yang diinginkan, kedua pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi sebelum penjaga warung menyadari ada yang hilang.
Yang membuat warga semakin geram, aksi serupa diduga bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa warganet di kolom komentar menyebutkan bahwa wajah dan gerak-gerik kedua WNA ini sudah sering terekam CCTV di lokasi lain, namun hingga kini belum tertangkap.
"Padahal orang-orang ini sudah lama bikin resah lho, dan sepertinya sudah banyak rekaman CCTV pemilik warung juga, tapi herannya kok belum tertangkap sampai sekarang," tulis salah satu warganet dengan nada gemas.
Pihak Polsek Girisubo kini tengah melakukan pendalaman serius atas laporan korban. Petugas telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi kunci untuk mengidentifikasi identitas para pelaku yang diduga kuat merupakan warga asing.
AKP Agus Supriyanta menambahkan, kuat dugaan bahwa kedua WNA ini merupakan komplotan spesialis pencurian lintas wilayah. "Ada kemungkinan dua orang itu juga beraksi di wilayah Wonosari dan Karangmojo. Kami masih melakukan pengejaran dan pendalaman lebih lanjut," pungkasnya.
Masyarakat Gunungkidul, khususnya para pemilik toko kelontong dan pedagang kecil, diimbau untuk selalu waspada jika ada orang asing yang datang dengan maksud menukarkan uang dalam jumlah banyak secara mencurigakan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media