News . 18/05/2026, 07:14 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 18 Mei 2026. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, variasi cuaca yang cukup kontras bakal mewarnai lima kabupaten dan kota di DIY sepanjang hari ini.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi perubahan kondisi langit, terutama bagi warga yang bermukim di belahan utara dan pusat kota. Sisa kelembapan udara yang tinggi memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal sejak siang hingga menjelang malam hari.
Mengawali awal pekan, wilayah selatan DIY menunjukkan karakteristik cuaca yang cenderung berbeda. BMKG memproyeksikan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul bakal mengalami kondisi udara kabur pada pagi hari. Fenomena ini membatasi jarak pandang vertikal maupun horizontal secara berkala, meskipun tidak mengganggu aktivitas penerbangan secara signifikan.
Suhu udara di Bantul berada pada rentang 24 hingga 29 derajat celsius dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 96 persen. Sementara itu, Kabupaten Gunungkidul mencatatkan suhu udara berkisar antara 23 hingga 28 derajat celsius dengan tingkat kelembapan udara yang menyentuh angka 72 hingga 95 persen. Menjelang siang, kondisi udara kabur ini perlahan menguap seiring meningkatnya intensitas radiasi matahari.
Memasuki waktu siang hingga sore hari, giliran wilayah Sleman, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta yang harus bersiap menghadapi guyuran hujan. BMKG memperkirakan hujan berintensitas ringan bakal membasahi ketiga wilayah tersebut secara merata. Kawasan Sleman sendiri mencatatkan suhu udara minimum sebesar 23 derajat celsius dan maksimum 29 derajat celsius, dengan kelembapan udara berkisar antara 70 hingga 94 persen.
Untuk wilayah Kota Yogyakarta, suhu udara berfluktuasi antara 24 hingga 30 derajat celsius dengan kelembapan udara 68 hingga 95 persen. Kondisi hujan ringan ini berpotensi menyebabkan jalanan menjadi licin. Oleh karena itu, para pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman berkendara.
Di sisi lain, Kabupaten Kulon Progo juga tidak luput dari potensi hujan ringan ini dengan karakteristik suhu udara berada pada angka 23 hingga 28 derajat celsius serta tingkat kelembapan udara maksimum mencapai 94 persen. Secara umum, angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan yang masih dalam batas normal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media