News . 18/05/2026, 18:18 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Gelombang kedatangan pelancong ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya benar-benar tak terbendung sepanjang momen long weekend pertengahan Mei ini. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta (Daop 6) mencatat rekor impresif dengan melayani total 246.003 pengguna jasa kereta api jarak jauh selama periode libur panjang memperingati Kenaikan Yesus Kristus, yang berlangsung sejak 13 hingga 17 Mei 2026.
Lonjakan pergerakan massa ini mengindikasikan bahwa daya tarik pariwisata Jogja masih menjadi magnet utama di tingkat nasional, sekaligus membuktikan kesiapan mitigasi layanan dari pihak KAI.
"Pergerakan penumpang pada libur panjang ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan dengan pekan sebelumnya," jelas Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, dalam evaluasi resmi di Yogyakarta, Senin, 18 Mei 2026.
Jika dibedah secara terperinci, angka fantastis hampir seperempat juta penumpang tersebut terbagi secara berimbang. Sebanyak 123.891 orang tercatat melakukan keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6, sementara 122.112 orang lainnya merupakan penumpang yang tiba untuk menghabiskan waktu liburan.
Skala pertumbuhan ini terbilang sangat masif. Pihak manajemen mencatat adanya lonjakan volume penumpang hingga 189 persen jika disandingkan dengan periode hari yang sama pada pekan biasa sebelumnya, yang kala itu hanya menyentuh angka 85.013 orang.
Feni membeberkan bahwa arus kedatangan mulai memadati wilayah Jogja sejak tanggal 13 hingga 15 Mei. Sebaliknya, arus balik atau pergerakan keberangkatan mulai mengular pada 16 dan 17 Mei saat para pelancong bersiap kembali ke kota asal. Dari sekian banyak titik pintu masuk, Stasiun Yogyakarta (Stasiun Tugu) kembali mengukuhkan posisinya sebagai stasiun paling favorit dan tersibuk dengan menampung volume penumpang tertinggi.
Tingginya antusiasme masyarakat untuk menyerbu bumi Mataram ini didorong oleh lengkapnya opsi destinasi wisata yang ditawarkan, mulai dari eksotisme lanskap pegunungan, pantai selatan, kawasan desa wisata yang asri, pentas seni budaya, hingga geliat sports tourism dan wisata kuliner malam.
Di sisi lain, keunggulan armada kereta api yang bebas dari jebakan macet jalan raya serta ketepatan waktu (on-time performance) yang konsisten menjadi faktor penentu mengapa masyarakat kian gandrung menggunakan moda transportasi rel ini. Peremajaan sarana interior kereta serta modernisasi fasilitas di stasiun turut andil dalam mendongkrak kepuasan pelanggan.
"Sampai jumpa di momen liburan berikutnya, dan pastikan tetap memilih kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan bebas macet," pungkas Feni seraya mengingatkan para pengguna jasa untuk selalu menjaga barang bawaan dan mematuhi instruksi keselamatan dari petugas di lapangan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media