JFF 2026 Resmi Dibuka! Intip Keseruan Berburu Ilmu Keuangan Bareng Tokoh Nasional di JEC
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama pelajar dan mahasiswa di acara JFF, Jumat 22 Mei 2026.
jogja.fin.co.id - Gelaran Jogja Financial Festival (JFF) 2026 resmi bergulir hari ini di Jogja Expo Center (JEC), Jumat 22 Mei 2026. Setelah mencatatkan kesuksesan besar dengan menyedot lebih dari 10.000 pengunjung di Surabaya dan Medan, festival keuangan hasil kolaborasi Transmedia bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini siap menyapa warga Yogyakarta selama dua hari hingga Sabtu 23 Mei 2026 esok.
Sejak pintu registrasi dibuka pagi hari, ribuan peserta dari berbagai kalangan langsung membanjiri lokasi acara. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai swasta, hingga para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tampak antusias memenuhi area pameran. Kegiatan berskala nasional ini hadir sebagai platform strategis untuk mempertemukan para pembuat kebijakan, regulator, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat luas guna mendiskusikan masa depan inklusi keuangan.
Hadirkan Tokoh Nasional dan Sesi Edukasi Interaktif
JFF 2026 langsung menarik perhatian publik dengan kehadiran deretan tokoh penting dan pejabat negara pada hari pertama. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, bersama pengusaha nasional sekaligus Founder dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, terlihat hadir bersama dan meluangkan waktu mengitari berbagai stan UMKM lokal.
Tuan rumah Daerah Istimewa Yogyakarta juga memberikan dukungan penuh melalui kehadiran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Panggung Business Talk dan Educational Class nantinya juga akan diramaikan oleh Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, serta Rektor Universitas Gadjah Mada, Ova Emilia.
Baca Juga
Melalui ruang kolaborasi ini, peserta bisa menimba ilmu secara langsung mengenai taktik pengelolaan aset, strategi investasi yang aman, serta pemanfaatan dana modal usaha dari para pakar industri dalam sesi kelas edukasi. Selain berburu ilmu finansial, panitia juga menyediakan berbagai hiburan menarik demi memanjakan pengunjung, mulai dari bursa kerja di career corner, pertunjukan komedi live bersama kru Lapor Pak, hingga panggung musik yang menampilkan Ari Lasso serta Happy Asmara di penghujung acara.
Pentingnya Kedewasaan Finansial di Tengah Gempuran Teknologi
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, menyoroti tantangan besar industri keuangan digital saat ini. Dalam pidato pembukaannya, ia memaparkan rintangan nyata berupa ketimpangan antara cepatnya laju penetrasi teknologi dan tingkat pemahaman risiko keuangan di tengah masyarakat.
"Kita sedang memasuki era ketika uang bergerak lebih cepat daripada pemahaman manusia tentang risiko keuangan itu sendiri," kata Anggito dalam sambutannya di Jogja Expo Center (JEC), Jumat 22 Mei 2026.
Menurut Anggito, dominasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah lanskap model bisnis dan mempercepat transaksi digital dalam hitungan detik.
Baca Juga
- Ijazah Tertahan, SMAN 2 Yogyakarta Diduga Paksa Dana PIP Siswa Miskin untuk Sumbangan?
- Cuma Gara-Gara Alat Pancing Hilang, Dua Mahasiswa Nekat Bacok Petugas TPR Parangtritis!
Sayangnya, daya tahan literasi masyarakat belum tumbuh setara dengan perkembangan masif industri tersebut. Akibatnya, celah pemahaman ini kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab melalui maraknya pinjaman online ilegal, judi digital, hingga investasi bodong berkedok teknologi.
Meski begitu, pihak LPS menaruh optimisme yang tinggi terhadap potensi besar generasi muda Indonesia yang kini mendominasi populasi usia produktif sebesar 190 juta jiwa. Festival ini diharapkan mampu menggeser peran anak muda agar tidak sekadar menjadi konsumen aplikasi digital semata, melainkan bertransformasi menjadi investor produktif sekaligus inovator ekonomi baru.
"Kita ingin memulai gerakan baru, membangun generasi yang tidak hanya melek digital, tapi juga matang secara finansial," pungkas Anggito.