News . 26/05/2026, 07:27 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 26 Mei 2026. Berdasarkan pantauan pemodelan atmosfer terkini, kondisi cuaca di lima kabupaten dan kota di DIY menunjukkan variasi yang cukup kontras, mulai dari dominasi cerah berawan hingga potensi guyuran hujan lokal di wilayah utara.
Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan, khususnya para komuter di area aglomerasi Yogyakarta, perlu memperhatikan perubahan cuaca ini demi kelancaran mobilitas harian.
Merujuk pada data resmi BMKG, Kabupaten Sleman menjadi satu-satunya wilayah di DIY yang berpotensi mengalami hujan ringan pada hari ini. Suhu udara di wilayah kaki Gunung Merapi tersebut diprediksi berkisar antara 22 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara yang cukup tinggi menyentuh angka 71 sampai 95 persen.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan wilayah pusat kota dan kawasan selatan. Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul kompak menikmati cuaca cerah sepanjang hari ini. Suhu udara di Kota Yogyakarta terpantau sedikit lebih hangat, yakni pada rentang 23 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 69 sampai 95 persen. Sementara itu, Kabupaten Bantul mencatatkan suhu udara antara 23 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan berkisar 73 hingga 96 persen.
Beralih ke wilayah barat dan timur DIY, Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunungkidul juga menunjukkan indikasi cuaca yang bersahabat untuk aktivitas luar ruangan. BMKG memprediksi kedua wilayah ini akan didominasi oleh cuaca cerah.
Di Kulon Progo, suhu udara harian berada di angka 23 sampai 31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara berkisar antara 76 hingga 94 persen. Kawasan pesisir dan perbukitan Gunungkidul juga mengalami parameter cuaca yang serupa, yakni suhu udara 23 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan maksimal mencapai 96 persen.
Meskipun mayoritas wilayah DIY terpantau aman dan cerah, masyarakat tetap dihimbau untuk mengantisipasi perubahan suhu udara yang fluktuatif serta menjaga kondisi tubuh di tengah tingkat kelembapan yang relatif tinggi pada masa transisi musim ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media