News . 05/06/2026, 14:21 WIB

Niat Berburu Sunrise Usai Main Skateboard, Dua Pemuda Tewas di Embung Kaliaji Sleman

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Kawasan Embung Kaliaji yang berada di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman menjadi lokasi tragedi maut pada Jumat 5 Juni 2026 subuh. Dua orang pemuda dilaporkan tewas tenggelam di dalam embung setelah salah satu di antaranya terpeleset saat berniat melihat matahari terbit (sunrise).

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika tiga orang pemuda setempat menghabiskan waktu subuh dengan bermain skateboard di sekitar kawasan dekat Embung Kaliaji. Ketiganya diidentifikasi bernama Iwan Yoga, Agus Adi, dan Kurniawan Dwi Atmaja.

Kronologi Terpeleset di Kondisi Gelap

Sekitar pukul 05.00 WIB, usai puas bermain skateboard, ketiga pemuda ini memutuskan bergeser dan berjalan mendekati bibir embung. Mereka berencana duduk di tepi waduk buatan tersebut untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit bersama-sama.

Namun, karena kondisi sekitar lokasi yang masih gelap dan minim pencahayaan, salah satu korban diduga kehilangan keseimbangan. Korban seketika terpeleset dan langsung jatuh tercebur ke dalam air embung yang dalam.

Melihat rekannya timbul tenggelam meminta tolong, satu korban lain spontan melompat ke dalam air untuk melakukan upaya penyelamatan. Sialnya, korban kedua justru ikut terseret arus bawah air dan ikut tenggelam bersama korban pertama.

Satu pemuda yang tersisa, Kurniawan Dwi Atmaja, panik setelah melihat kedua temannya langsung hilang dari permukaan air. Ia segera berlari sekencang mungkin menuju ke arah pemukiman warga sekitar untuk meminta bantuan darurat. Warga yang berkumpul kemudian melaporkan insiden ini ke Polsek Turi, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Basarnas Yogyakarta.

Penyelaman 10 Menit di Kedalaman 3 Meter

Mendapat laporan kondisi darurat tersebut, Basarnas Yogyakarta bergerak cepat merespons situasi. Otoritas SAR langsung menerjunkan satu tim penyelamat dari Unit Siaga Basarnas Sleman menuju ke lokasi kejadian perkara.

Petugas datang dengan membawa truk personel yang dilengkapi peralatan Water Rescue (penyelamatan air) serta set tabung alat selam lengkap. Tim SAR Gabungan langsung memetakan titik koordinat jatuhnya korban dan memulai operasi senyap di bawah air.

Baca Juga

Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya, menjelaskan bahwa proses pencarian bawah air tidak memakan waktu lama setelah titik jatuh dipastikan oleh saksi mata. Personel selam berhasil menemukan kedua korban dalam posisi berdekatan di dasar embung.

"Kemudian Tim SAR Gabungan melakukan penyelaman di lokasi kejadian. Setelah melakukan penyelaman kurang lebih 10 menit, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pukul 07.09 WIB di kedalaman 3 meter dalam keadaan meninggal dunia," kata Dhedi Prasetya dalam laporan resminya, Jumat 5 Juni 2026.

Identitas Korban Selamat dan Meninggal Dunia

Dhedi merinci, dua korban yang meninggal dunia merupakan warga asli Kabupaten Sleman namun dari kapanewon berbeda. Petugas langsung mengevakuasi jasad keduanya ke darat menggunakan kantong jenazah.

"Dua korban meninggal dunia bernama Iwan Yoga, warga Canggal, RT 04 RW 34, Merdikorejo, Tempel, dan Agus Adi, warga Medari Gede, RT 03 RW 11, Caturharjo, Kapanewon Sleman," ujar Dhedi memaparkan data korban.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com