News . 07/06/2026, 14:32 WIB

Bukan Kaleng-Kaleng, Sleman Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik Kedua Regional Jawa-Bali

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id – Pemerintah Kabupaten Sleman membuktikan tajinya dalam pengelolaan tata keuangan daerah di kancah nasional. Kabupaten Sleman sukses merebut penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali dengan menduduki peringkat kedua untuk kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Mendagri Tito Karnavian menyerahkan langsung penghargaan bergengsi tersebut kepada Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam acara apresiasi di Hotel Marriott Yogyakarta, Depok, Sleman. Penganugerahan ini bertepatan dengan momentum evaluasi kinerja ketat yang berkala oleh pemerintah pusat kepada seluruh pemerintah daerah.

Kategori Creative Financing ini menguji ketajaman pemerintah daerah dalam memutar otak guna mencari sumber pendanaan pembangunan alternatif. Tim penilai Kemendagri melihat Sleman sangat unggul dalam mengoptimalkan pajak dan retribusi daerah lewat sistem digitalisasi, serta piawai mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Selain itu, Sleman dinilai efektif memanfatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta dan memaksimalkan peran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kemampuan daerah ini dalam menjalin Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPDBU) menjadi poin pembeda yang membuat Sleman melesat ke peringkat dua teratas se-Jawa dan Bali.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara yang telah memeras keringat demi pencapaian ini. Harda menegaskan bahwa esensi utama dari piala ini adalah memperkuat fondasi pembangunan lokal secara mandiri.

"Terima kasih untuk teman-teman semuanya yang telah bekerja keras meningkatkan tata kelola keuangan di Kabupaten Sleman. Kemampuan daerah untuk membangun wilayah dengan kekuatan sendiri harus semakin kuat. Target kita, suatu hari nanti Sleman bisa berdikari dari sisi keuangan," ujar Harda.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini berfungsi sebagai fungsi penyeimbang dari pengawasan ketat pemerintah pusat. Selama ini, Kemendagri tidak segan memberikan teguran hingga sanksi bagi pemerintah daerah yang kedapatan melanggar aturan anggaran.

Pemberian apresiasi ini bertujuan memicu iklim kompetisi yang sehat sekaligus memotivasi kepala daerah lain agar tidak hanya bertumpu pada dana alokasi pusat dalam membangun wilayahnya.

Sejumlah tokoh penting nasional menyaksikan langsung penyerahan penghargaan ini. Selain Mendagri Tito Karnavian, hadir pula Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), serta puluhan kepala daerah dari wilayah Jawa dan Bali.

Baca Juga

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com