Steven Sunny Buka Suara Soal Nasib Deri Corfe di PSIM dan Isu Merapat ke Mahesa Jenar
Penyerang asal Inggris Deri Corfe saat mengawal lini depan PSIM Jogja dalam pertandingan kompetisi Liga 2 musim ini.Foto:IG
jogja.fin.co.id - Manajemen PSIM Jogja mengubah komposisi pemain asing menyongsong kompetisi Super League musim depan. Laskar Mataram dipastikan menyudahi kerja sama dengan penyerang utama mereka asal Inggris, Deri Corfe, menyusul berakhirnya masa bakti sang pemain pada pengujung musim ini.
Keputusan melepas striker berusia 28 tahun tersebut dikonfirmasi langsung oleh General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny Salvatore, pada Minggu 7 Juni 2026. Manajemen memilih untuk tidak menyodorkan draf perpanjangan masa kerja kepada pemain yang sempat mengenyam pendidikan sepak bola di akademi raksasa Premier League, Manchester City tersebut.
Saat dikonfirmasi mengenai nasib legiun asingnya, Steven Sunny Salvatore memberikan jawaban tegas terkait masa depan sang striker. "(Deri) Corfe dari kami memang tidak perpanjang jasanya karena kontraknya sudah selesai," ungkapnya.
Sesuai kesepakatan awal saat didatangkan ke Kota Gudeg, Deri Corfe hanya diikat kontrak dengan durasi pendek selama satu musim penuh. Kontribusinya di lini depan sebenarnya cukup terlihat sepanjang kompetisi bergulir. Pemain kelahiran Chester tersebut tercatat menjadi salah satu pilar lini serang andalan Laskar Mataram dengan mengemas 30 penampilan, serta menyumbangkan tiga gol dan satu assist.
Baca Juga
Rumor Panas Menuju PSIS Semarang
Meski surat perpisahan resmi belum dirilis melalui kanal komunikasi klub, masa depan juru gedor berpostur 188 cm ini langsung menjadi komoditas panas di bursa transfer. Isu yang berkembang di kalangan pencinta sepak bola nasional menyebutkan bahwa Deri Corfe tengah melakukan komunikasi intensif dengan salah satu klub kontestan kasta tertinggi.
Mantan penggawa Aris Limassol tersebut santer dikabarkan bakal segera berlabuh ke Jawa Tengah untuk memperkuat PSIS Semarang yang akan berlaga di kompetisi Championship musim depan. Menanggapi spekulasi kepindahan legiun asingnya ke pangkuan Laskar Mahesa Jenar, Steven Sunny Salvatore memilih bersikap diplomatis dan enggan membeberkan detail tujuan sang pemain.
"Saya tidak bisa konfirmasi hal tersebut," ujarnya.
Kehilangan Deri Corfe membuat manajemen PSIM Jogja kini harus bergerak cepat mencari suksesor di sektor juru gedor asing. Evaluasi total terhadap performa tim musim ini menjadi dasar utama bagi jajaran pelatih dan manajemen untuk berburu penyerang baru yang lebih produktif, demi mendongkrak daya gedor tim saat mengarungi ketatnya persaingan di Super League mendatang.
Hingga saat ini, pergerakan transfer masuk maupun keluar dari kubu PSIM Jogja masih terus digodok secara internal sebelum diumumkan ke publik secara bertahap.