News . 08/06/2026, 22:43 WIB

Misteri Api Seyegan: BRIN Ragukan Gas Fosfin Limbah Ayam Jadi Pemantik Kebakaran

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memunculkan pandangan baru yang berbeda terkait teka-teki pemicu rentetan kebakaran spontan di hunian warga Kasuran Mriyan X, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Otoritas riset negara tersebut menyangsikan hipotesis yang menyebut akumulasi gas dari limbah pemotongan ayam sebagai dalang di balik munculnya percikan api secara berulang.

Kehadiran tim ahli dari lembaga riset nasional ini menjadi bagian dari investigasi terpadu lintas sektor yang berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026. Peneliti Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air dari Kelompok Teknologi Kebencanaan dan Energi BRIN, Hari Soekarno, turun langsung ke lokasi kejadian guna melakukan pemetaan situasi awal.

Langkah observasi komparatif ini sengaja ditempuh sembari menyelaraskan temuan data fisik dari institusi lain yang sudah lebih dulu bergerak di lapangan, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan UPN Veteran Yogyakarta.

Melalui skema koordinasi institusional tersebut, Hari menyebut pihaknya bakal mengagendakan forum diskusi ilmiah lanjutan. Upaya ini difungsikan guna membedah hasil riset yang telah berjalan sekaligus melengkapi instrumen pengujian yang dinilai masih memerlukan pembuktian laboratorium.

Saluran Terbuka Meminimalkan Risiko Endapan Gas

Sanggahan ilmiah terhadap teori awal yang sempat berkembang di tengah masyarakat bukan tanpa landasan kuat. Sebelumnya, terdapat dugaan dari analisis tim geologi yang mengarah pada potensi pelepasan gas fosfin berbahaya, akibat tumpukan sisa produksi dari usaha pemotongan unggas di sekitar area rumah milik Mutfiana.

Namun, setelah mengamati secara langsung struktur arsitektur sanitasi serta model instalasi pengolahan limbah di area terdampak, Hari meragukan validitas dari kesimpulan awal tersebut. Karakteristik saluran pembuangan di sekitar pemukiman dinilai tidak mendukung terjadinya akumulasi gas dalam volume besar secara terkonsentrasi.

"Tetapi kalau kami melihat dari instalasi limbahnya, seandainya terbentuk gas fosfin pun menurut saya sudah akan lepas ke atmosfer ya," kata Hari saat menganalisis kondisi lingkungan di sekitar titik api.

Menurut kalkulasi ilmiahnya, sifat saluran yang terbuka membuat senyawa gas fosfin yang terbentuk secara alami akan langsung menguap dan tersapu oleh embusan angin ke udara bebas. Logika ruang terbuka ini mengecilkan peluang gas terperangkap di bawah permukaan lantai bangunan hingga memicu daya ledak atau percikan api spontan yang membakar perabotan rumah.

BRIN Siapkan Uji Lab Kromatografi Gas Khusus

Baca Juga

Guna memecah kebuntuan dari silang pendapat akademis ini, BRIN berencana mengambil langkah konkret dengan mengeksplorasi kandungan udara di dalam ruangan. Peneliti akan mengambil sampel gas murni dari beberapa kamar dan sudut rumah yang memiliki intensitas kebakaran paling tinggi dan berulang.

Zat gas yang berhasil diisolasi dari rumah Mutfiana nantinya akan dibawa menuju laboratorium untuk dipindai secara mendalam menggunakan metode ilmiah yang lebih spesifik. Langkah ini diambil untuk memastikan jenis dan karakter molekul gas apa saja yang sebenarnya mengalir di area sensitif tersebut.

"Dari BRIN akan kita mengusahakan itu tadi gas seperti gas kromatografi tetapi khusus untuk yang ke arah apakah ini hidrogen atau metana, gitu," tutur Hari menjabarkan rencana teknis pengujian laboratorium tingkat lanjut.

Melalui penerapan metode kromatografi gas tersebut, tim peneliti berharap bisa mendeteksi keberadaan senyawa hidrokarbon lain seperti metana atau unsur hidrogen yang memang dikenal memiliki sifat sangat mudah terbakar (flammable).

Kendati demikian, pihak BRIN mengakui bahwa tantangan terbesar dalam proses pengujian ini terletak pada rendahnya konsentrasi senyawa gas saat pengambilan sampel di lapangan, sehingga akurasi pemetaan udara memerlukan kecermatan tingkat tinggi dari tim peneliti.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com