News . 08/06/2026, 07:59 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada awal pekan ini menunjukkan kecenderungan yang seragam di seluruh kabupaten dan kota. Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi kondisi langit yang tertutup awan sejak pagi hingga malam hari. Meskipun tidak ada indikasi turunnya hujan lebat dalam waktu dekat, tingkat kelembapan yang cukup tinggi berpotensi memicu rasa gerah di beberapa titik.
Berdasarkan data meteorologi terbaru pada Senin, 8 Juni 2026, kondisi berawan ini melingkupi wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, hingga Gunungkidul. Karakteristik cuaca seperti ini biasanya bertahan sepanjang hari, dengan intensitas ketebalan awan yang bervariasi pada tiap wilayah.
Kabupaten Sleman yang berada di sisi utara atau kawasan lereng Gunung Merapi mencatat suhu udara antara 22 hingga 30 derajat celsius. Wilayah ini memiliki tingkat kelembapan udara yang berkisar pada angka 59 hingga 84 persen. Kondisi yang relatif mirip juga terjadi di Kabupaten Gunungkidul, di mana suhu harian berada pada rentang 22 sampai 30 derajat celsius dengan kelembapan udara mencapai 57 hingga 88 persen.
Bergerak ke wilayah selatan, Kabupaten Bantul yang berbatasan langsung dengan garis pantai mencatat suhu udara yang sedikit lebih hangat. Suhu di Bumi Projotamansari ini bergerak dari angka 21 derajat celsius pada titik terendah dan mencapai 32 derajat celsius pada siang hari. Kelembapan udara di Bantul berada di angka 59 hingga 92 persen, yang berarti udara akan terasa cukup lembap dan gerah menjelang tengah hari.
Sementara itu, Kabupaten Kulon Progo di sisi barat DIY mencatat suhu udara paling rendah dibandingkan wilayah lainnya, yakni menyentuh angka 22 hingga 28 derajat celsius. Angka kelembapan di wilayah ini berada pada rentang 61 sampai 86 persen, menjadikannya kawasan dengan suhu maksimal paling sejuk untuk hari ini.
Pusat kegiatan publik di Kota Yogyakarta mencatat suhu udara maksimal yang sama dengan Kabupaten Bantul, yakni mencapai 32 derajat celsius. Dengan suhu minimum berada di angka 22 derajat celsius, warga kota akan merasakan cuaca yang cukup terik di balik awan pada siang hari. Tingkat kelembapan udara di Kota Jogja sendiri berkisar antara 57 hingga 86 persen.
Secara umum, arah angin dan pergerakan awan di seluruh wilayah DIY masih berada dalam batas normal untuk awal bulan Juni. Kondisi langit berawan ini dinilai masih cukup aman untuk mendukung berbagai agenda luar ruangan, baik untuk sektor pariwisata, perdagangan, maupun mobilitas kaum pelaju yang memulai aktivitas kerja di awal pekan.
Masyarakat hanya disarankan untuk tetap menjaga hidrasi tubuh dengan baik, terutama saat berada di area pusat kota dan pesisir Bantul yang mencatat suhu udara harian tertinggi. Kondisi cuaca berawan tebal ini diprediksi masih akan berlanjut hingga esok hari sebelum mengalami perubahan pola cuaca menjelang pertengahan pekan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media