News . 10/06/2026, 10:10 WIB

Harga Pertamina Dex Rp24.800, Dishub Sleman Alihkan Rp50 Juta Demi Bus Sekolah Gratis Tetap Beroperasi

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamina Dex hingga Rp24.800 per liter membuat biaya operasional transportasi ikut terdampak. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman memilih memangkas anggaran perawatan kantor agar layanan bus sekolah gratis tetap berjalan.

Dishub Sleman mengalihkan anggaran pemeliharaan gedung sebesar Rp50 juta untuk menopang operasional Bus Sekolah Layak Anak Sleman atau Si Bulan. Keputusan itu diambil agar layanan antar jemput pelajar tidak berhenti di tengah meningkatnya biaya BBM.

Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi mengatakan program bus sekolah gratis tetap diprioritaskan karena menjadi sarana transportasi aman dan tanpa biaya bagi pelajar di wilayah Sleman.

Menurutnya, kenaikan harga BBM tidak boleh mengganggu akses transportasi siswa. Karena itu, Dishub melakukan evaluasi anggaran dengan memprioritaskan layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Bus sekolah tetap harus berjalan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh siswa dan orang tua,” kata Heri.

Layanan Si Bulan melayani antar jemput siswa mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat di sejumlah wilayah Sleman. Dishub memilih menunda pemeliharaan fisik kantor dibanding mengurangi operasional armada sekolah.

Empat armada Si Bulan saat ini melayani perjalanan pelajar di sejumlah koridor utama setiap hari. Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan, setiap bus dioperasikan oleh sopir serta petugas pendamping yang membantu mengawasi siswa selama perjalanan.

Jadwal keberangkatan disesuaikan dengan jam sekolah. Bus mulai beroperasi pukul 06.00 hingga 07.00 WIB untuk keberangkatan pagi, sedangkan layanan kepulangan berlangsung pukul 14.00 sampai 16.00 WIB.

Pelajar dapat memanfaatkan fasilitas itu secara gratis dengan menunggu di halte sepanjang jalur operasional bus.

Minat siswa menggunakan transportasi massal juga terus meningkat. Berdasarkan data Dishub Sleman, jumlah penumpang pada Mei 2026 mencapai 1.187 siswa, naik dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 899 pelajar.

Baca Juga

Heri menilai peningkatan jumlah pengguna menunjukkan layanan bus sekolah semakin dibutuhkan masyarakat. Kehadiran Si Bulan juga diharapkan mampu menekan penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah umur sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Di sisi lain, Dishub Sleman juga bersiap mengoperasikan tambahan armada baru. Kepala Seksi Keselamatan Transportasi Dishub Sleman, Rosalyna Setia Wardhan mengatakan pihaknya tengah mematangkan kesiapan teknis untuk Bus Sekolah Rakyat hibah dari Kementerian Perhubungan pada anggaran tahun sebelumnya.

Meski armada bertambah, Dishub belum berencana membuka koridor baru. Bus tambahan akan difokuskan untuk memperkuat kapasitas layanan pada trayek yang sudah berjalan.

“Saat ini masih difokuskan untuk mendukung layanan yang sudah ada. Skema operasionalnya juga masih dibahas bersama kementerian,” ujar Rosalyna.

Saat ini, Si Bulan melayani dua rute utama, yakni jalur Kantor Dishub Sleman–Pasar Belut Godean pulang-pergi dan rute Terminal Pakem–kawasan Bandara Adisucipto bolak-balik.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com