Kamis, 11 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Cuaca DIY 11 Juni 2026: Intip Wilayah Bakal Cerah dan Sisi Jogja Berudara Kabur

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
11/06/2026, 08:50 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Cuaca DIY 11 Juni 2026: Intip Wilayah Bakal Cerah dan Sisi Jogja Berudara Kabur

Prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Kamis 11 Juni 2026.Foto:Unsplash

jogja.fin.co.id - Kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan variasi yang cukup beragam pada Kamis, 11 Juni 2026. Berdasarkan pantauan data terbaru, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer dari cerah hingga munculnya fenomena udara kabur di beberapa titik kota dan kabupaten.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca harian yang memperlihatkan perbedaan karakteristik udara di lima wilayah administrasi DIY.

Otoritas cuaca tersebut mengimbau warga untuk tetap memperhatikan fluktuasi suhu dan kelembapan udara yang cukup tinggi, terutama menjelang siang hingga malam hari.

Kabupaten Kulon Progo menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi akan menikmati cuaca cerah sepanjang hari ini. Wilayah pesisir dan dataran rendah di barat DIY ini mencatatkan suhu udara berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius.

Advertisement

Tingkat kelembapan udara di kawasan tersebut berada pada angka 61 hingga 90 persen, yang terhitung cukup ideal untuk aktivitas luar ruangan seperti pertanian dan pariwisata pantai.

Kondisi berbeda melanda wilayah Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. BMKG memperkirakan kedua daerah ini akan didominasi oleh cuaca berawan sejak pagi hingga malam hari.

Suhu udara di Bantul dan Gunungkidul bergerak di angka 22 sampai 30 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara di Bantul menyentuh 57 hingga 95 persen, sedangkan Gunungkidul berada pada rentang 53 hingga 90 persen.

Waspada Udara Kabur di Sleman dan Kota Yogyakarta

Bagi masyarakat yang tinggal atau sedang melintasi kawasan Sleman dan Kota Yogyakarta, visibilitas atau jarak pandang berpotensi sedikit berkurang. BMKG memprediksi munculnya fenomena udara kabur di kedua wilayah tersebut. Udara kabur ini biasanya terjadi akibat adanya kumpulan partikel kering atau uap air yang melayang di atmosfer dekat permukaan tanah.

Sleman mencatatkan suhu udara berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 57 sampai 89 persen. Di sisi lain, pusat aktivitas di Kota Yogyakarta akan mengalami suhu udara yang sedikit lebih hangat, yaitu pada rentang 23 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di wilayah perkotaan ini diproyeksikan berada pada angka 54 hingga 90 persen.

Baca Juga

Secara umum, angin bertiup dengan kecepatan normal dari arah tenggara menuju barat daya. Meski tidak ada peringatan dini mengenai cuaca ekstrem atau hujan lebat untuk hari ini, BMKG menyarankan pengendara di Sleman dan Kota Yogyakarta untuk tetap menyalakan lampu kendaraan jika jarak pandang dirasa berkurang akibat udara kabur, khususnya pada waktu pagi atau menjelang malam hari.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja