Kamis, 11 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Ngontel Sepeda dari Bantul, Simbah Tuminem Nyasar Sampai Sleman: Ditemukan Warga Linglung

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
11/06/2026, 09:49 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Ngontel Sepeda dari Bantul, Simbah Tuminem Nyasar Sampai Sleman: Ditemukan Warga Linglung

Simbah Tuminem asal Bantul yang tersesat di Karang Bajang Sleman mengenakan baju peach dan celana biru saat diamankan warga.Foto:IG@merapi_uncover

jogja.fin.co.id - Seorang wanita lanjut usia asal Bantul dilaporkan tersesat hingga ke wilayah Sleman. Lansia bernama Simbah Tuminem tersebut kehilangan arah dan melaju sangat jauh dari rute asalnya menggunakan sebuah sepeda. Beruntung, warga setempat langsung mengamankan kondisi beliau saat melihatnya berjalan dengan raut wajah kebingungan.

Kisah perjalanan Simbah Tuminem ini mendadak viral setelah akun media sosial @merapi_uncover membagikan informasi penemuannya pada Kamis, 11 Juni 2026.

Saat ditemukan Simbah Tuminem dalam kondisi linglung. Namun fisiknya masih terlihat bugar dengan rambut seluruhnya telah beruban. Dia mengenakan baju berwarna peach dan celana panjang biru.

Kepada warga, Simbah Tuminem mengaku warga Padukuhan Sanden, Pucang Anom, Bantul. Dia mengatakan, ingin menemui teman lama Bernama Ibu Sumi dengan mengayuh sepeda ontel. Ibu Sumi tinggal di Srandakan, yang secara administratif masih berada di dalam satu wilayah Kabupaten Bantul.

Advertisement

Namun, entah kenapa Simbah Tuminem kehilangan orientasi arah. Rute bersepedanya justru kebablasan hingga melintasi batas geografis antarkabupaten sejauh puluhan kilometer ke arah utara.

Karena kondisi psikologisnya yang mulai linglung, Simbah Tuminem akhirnya lupa di mana lokasi terakhir memarkirkan atau meninggalkan sepedanya. Dia pun terus berjalan kaki tanpa arah yang jelas sampai ke pemukiman warga di Sleman.

Diamankan di Rumah Kepala Dusun Karang Bajang

Aksi tanggap warga dan aparatur desa setempat berhasil menyelamatkan Simbah Tuminem dari kebingungan yang lebih dalam. Kepala Dusun Karang Bajang bersama warga sekitar langsung mengevakuasi simbah ke tempat yang aman agar beliau bisa beristirahat dan memulihkan kondisi fisiknya.

"Simbah Tuminem saat ini dalam kondisi aman dan sedang beristirahat di Rumah Kepala Dusun Karang Bajang, Tlogoadi, Mlati, Sleman," tulis laporan tertulis yang diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover pada Kamis 11 Juni 2026. Warga juga memberikan makanan dan tempat berteduh yang layak sembari menunggu adanya respons dari pihak keluarga inti simbah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perangkat dusun masih berupaya keras menyebarluaskan identitas simbah ke berbagai jejaring komunitas masyarakat di Bantul. Upaya ini bertujuan agar kabar keberadaan Simbah Tuminem bisa segera sampai ke telinga anak, cucu, atau tetangga dekatnya yang mungkin saat ini sedang melakukan pencarian.

Baca Juga

Kontak Darurat untuk Penjemputan Keluarga

Masyarakat luas yang mengenali wajah, pakaian, atau alamat asal Simbah Tuminem diharapkan dapat membantu menyebarkan informasi ini. Pihak penemu membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya bagi siapa saja yang memiliki akses langsung ke keluarga besar beliau di Sanden, Pucang Anom, Bantul.

Keluarga atau kerabat yang hendak melakukan penjemputan dapat langsung menuju ke lokasi aman di Tlogoadi, Mlati. Perangkat desa juga menyediakan saluran komunikasi darurat yang bisa dihubungi kapan saja melalui panggilan telepon atau pesan digital.

Advertisement

Bagi perwakilan keluarga yang valid, silakan segera berkoordinasi dengan menghubungi nomor Telepon/WhatsApp resmi Dukuh Karang Bajang di nomor 087739730668. Selain itu, masyarakat juga dapat memberikan informasi atau laporan awal melalui pengiriman pesan Direct Message (DM) ke akun Instagram @thariqrizqik selaku perwakilan warga yang mendampingi simbah.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja