News . 12/06/2026, 15:41 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
Dinkes juga mengajak keluarga menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan. Penggunaan air bersih, kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan rumah, serta memastikan asupan gizi anak menjadi perhatian utama.
Kondisi tubuh yang terjaga dinilai membantu anak lebih kuat menghadapi perubahan cuaca.
Asupan cairan juga menjadi faktor penting saat suhu udara meningkat. Agus mengingatkan orang tua untuk memastikan anak cukup minum agar tidak mengalami dehidrasi.
“Asupan cairan penting untuk mencegah dehidrasi karena cuaca panas berlebih dan pemenuhan gizi seimbang dengan vitamin serta mineral,” katanya.
Di tengah meningkatnya debu selama kemarau, masyarakat juga disarankan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
Anjuran itu terutama berlaku bagi anak-anak maupun warga yang sedang sakit untuk membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan dan mencegah penularan penyakit.
Dengan prediksi musim kemarau yang lebih panjang tahun ini, kewaspadaan orang tua menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan anak. Perubahan kecil seperti anak lebih mudah batuk, mata merah, atau tampak lemas akibat cuaca panas disarankan tidak diabaikan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media