News . 14/06/2026, 07:52 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Jogja-Wonosari, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Piyungan, Kabupaten Bantul, Sabtu 13 Juni 2026 malam. Insiden yang berlangsung menjelang larut malam tersebut menambah daftar panjang peristiwa kecelakaan di kawasan yang dikenal rawan ini, terutama saat kondisi aspal basah.
Hujan yang mengguyur wilayah Piyungan sebelum kejadian menyisakan kondisi jalanan yang licin. Menurut keterangan sejumlah warga di lokasi, kombinasi antara minimnya pencahayaan malam hari dan permukaan jalan yang basah diduga kuat menjadi faktor pelatuk yang membuat pengendara kehilangan kendali atas kendaraannya. Insiden ini langsung memicu respons cepat dari tim relawan gabungan dan masyarakat sekitar yang berada dekat tempat kejadian perkara (TKP).
Seorang korban yang belum diketahui identitasnya ditemukan tergeletak di bahu jalan, tepat di area depan sebuah warung makan. Tim relawan medis yang tiba di lokasi segera mengambil tindakan penyelamatan darurat. Menggunakan prosedur standar keselamatan, petugas mengenakan sarung tangan steril dan memasang tandu lipat (scoop stretcher) berwarna kuning untuk memobilisasi tubuh korban secara aman guna mencegah cedera tambahan.
Proses penanganan korban di pinggir jalan sempat menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Yogyakarta menuju Gunungkidul maupun sebaliknya sempat tersendat.
Penumpukan kendaraan terjadi lantaran banyak pengendara roda dua dan roda empat melambatkan laju kendaraan mereka untuk melihat proses evakuasi yang sedang berjalan.
Beruntung, hambatan lalu lintas tersebut tidak berlangsung lama. Satu unit armada Ambulans Siaga Srimartani tiba di lokasi kejadian dengan cepat setelah menerima laporan kedaruratan dari warga. Petugas medis dibantu warga langsung menaikkan korban yang sudah berada di atas kantong evakuasi oranye ke dalam mobil ambulans.
Seorang relawan yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa kecepatan laporan warga sangat membantu tim medis tiba di TKP sebelum kondisi korban memburuk. "Korban langsung dilarikan ke rumah sakit," ujarnya.
Aparat penegak hukum dari Kepolisian Sektor (Polsek) Piyungan hingga saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut. Polisi masih mengumpulkan sejumlah keterangan saksi di lapangan dan mengamankan barang bukti kendaraan untuk memastikan kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa identitas resmi serta kondisi medis terbaru dari korban yang berada di rumah sakit masih menunggu pendataan lengkap dari petugas di lapangan. Otoritas keamanan juga belum bisa memberikan kesimpulan final apakah kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan lain atau merupakan kecelakaan tunggal.
Menyikapi kejadian ini, Polsek Piyungan kembali mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengguna jalan yang sering melintasi jalur perbukitan ini.
Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hari, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan secara signifikan mengurangi kecepatan ketika melintasi aspal yang basah pasca-hujan guna menghindari risiko fatalitas di jalan raya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media