News . 14/06/2026, 23:22 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmen penuh untuk mengawal iklim roda organisasi sepak bola di wilayahnya agar tetap sehat dan berprestasi. Bahkan, Bupati Sleman Harda Kiswaya secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk turun tangan langsung apabila muncul konflik atau dinamika internal yang menyumbat jalannya organisasi ke depan.
Pernyataan tegas tersebut mengemuka saat Bupati menghadiri agenda pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sleman masa bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman pada Minggu, 14 Juni 2026 tersebut menandai mulainya nakhoda baru sepak bola Sleman di bawah kepemimpinan Deny Ardianta.
Dalam arahannya, Harda Kiswaya meminta jajaran pengurus yang baru dilantik untuk bergerak cepat mengoptimalkan seluruh program kerja. Beliau menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan memperkuat sinergi lintas sektoral, mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman.
"Dengan kepengurusan saat ini kami berharap sinergi bersama seluruh pihak dapat mendukung kemajuan sepak bola di Kabupaten Sleman. Kami juga terbuka apabila ada dinamika dalam organisasi yang sulit diselesaikan, saya sebagai Bupati siap mengawal," ujar Harda memberikan jaminan politik demi stabilitas kepengurusan.
Di samping mengawal keharmonisan organisasi, Harda menambahkan bahwa Pemkab Sleman saat ini juga terus bertekad untuk melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas olahraga di berbagai titik agar memiliki kualitas yang memadai bagi para atlet lokal.
Langkah responsif dan dukungan penuh dari Pemkab Sleman tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY, Dessy Arfianto. Seusai melantik pengurus baru, Dessy menilai hubungan baik dan kolaborasi erat yang terjalin di Sleman sudah sepatutnya menjadi proyek percontohan bagi daerah lain.
Dessy berharap keharmonisan ini bisa menjadi bahan bakar utama untuk menggenjot pembinaan sepak bola usia dini secara masif di Bumi Sembada. Target besarnya adalah mematangkan talenta-talenta lokal agar mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
"Semoga sinergi ini dapat berbuah baik dan bisa diikuti oleh kabupaten dan kota lain, sekaligus melahirkan lebih banyak atlet yang bisa tembus dalam tim nasional Indonesia," tutur Dessy.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sleman terpilih, Deny Ardianta mengakui bahwa misi besar memajukan sepak bola daerah tidak akan bisa terwujud jika hanya mengandalkan kerja jajaran pengurus semata. Pihaknya membutuhkan pondasi kolaborasi yang kokoh dari seluruh lapisan masyarakat sepak bola.
Deny pun mengajak seluruh elemen, mulai dari jajaran eksekutif, Asprov PSSI DIY, jajaran klub anggota, hingga basis suporter fanatik di Sleman untuk saling bergandengan tangan.
"PSSI Sleman tidak bisa berjalan jika hanya mengandalkan ketua dan pengurusnya saja. Kita membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat," pungkas Deny menutup keterangannya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media