Siap-Siap PANAS! Cuaca Cerah Merekah, Suhu Udara di Jogja Tembus 32 Derajat Celsius
Cuaca di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Selasa 16 Juni 2026.Foto:Unsplash
jogja.fin.co.id - Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi cerah sepanjang hari. Data Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Selasa 16 Juni 20265 terbaru menunjukkan hampir seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini terpantau cerah sejak pagi hingga malam hari.
Kondisi ini sangat mendukung bagi warga yang ingin beraktivitas di luar ruangan maupun para wisatawan yang sedang berkunjung ke Jogja.
Meski demikian, terik matahari berpotensi lebih menyengat pada siang hari, terutama bagi warga perkotaan. Peningkatan suhu udara ini dibarengi dengan tingkat kelembapan bervariasi di tiap wilayah.
Kawasan Kota Yogyakarta mencatatkan suhu udara tertinggi dibandingkan wilayah lain. Suhu di pusat kota terkoreksi berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara di Kota Jogja bergerak di angka 55 hingga 91 persen.
Baca Juga
Kondisi udara yang relatif kering pada siang hari menuntut masyarakat untuk menjaga hidrasi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air minum.
Di sisi lain, Kabupaten Sleman membayangi dengan suhu maksimum mencapai 31 derajat Celsius. Kawasan lereng Gunung Merapi ini berpotensi mengalami cuaca cerah sepanjang hari dengan kelembapan udara berada pada kisaran 57 hingga 90 persen.
Sementara itu, tiga kabupaten lain di DIY juga menunjukkan tren cuaca yang serupa. Kabupaten Bantul dan Kulon Progo sama-sama mencatatkan suhu udara antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
Udara di Bantul sedikit lebih lembap dengan batas atas mencapai 91 persen, sedangkan Kulon Progo berada pada angka 60 hingga 89 persen. Kedua wilayah selatan ini diprediksi cerah tanpa potensi hujan.
Sedangkan, Kabupaten Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami kondisi cerah berawan pada hari ini. Area perbukitan karst ini memiliki rentang suhu udara 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara terpantau paling rendah pada batas minimumnya, yaitu 61 hingga 87 persen.
Secara keseluruhan, angin berembus dalam kecepatan normal sehingga kondisi gelombang di sepanjang pesisir selatan Jawa diprediksi tetap aman untuk aktivitas nelayan maupun wisatawan tepi pantai. Warga hanya diimbau menggunakan pelindung kulit seperti tabir surya saat melintas di jalan raya pada tengah hari.