Senin, 13 Juli 2026
--°C --
-- · --
News

Geger Kilatan Misterius, Warga Sleman Saksikan Meteor Hijau Meluncur ke Arah Merapi

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
12/07/2026, 18:51 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Geger Kilatan Misterius, Warga Sleman Saksikan Meteor Hijau Meluncur ke Arah Merapi

Ilustrasi kilatan cahaya meteor hijau menyala atau green fireball yang meluncur di langit malam.Foto:IG

jogja.fin.co.id - Langit malam Yogyakarta dikejutkan oleh penampakan fenomena alam langka pada Sabtu 11 Juli 2026. Sebuah benda langit berwujud kilatan cahaya hijau menyala melintas dengan sangat jelas dan menarik perhatian warga setempat.

Sejumlah saksi mata menyebut cahaya hijau melintas sekitar pukul 21.41 WIB. Para pengendara dan masyarakat yang sedang berada di kawasan Simpang Patung Elang, Maguwoharjo, Sleman, menyaksikan langsung momen langka itu.

"Tadi pas lagi di jalan lewat area Patung Elang Maguwoharjo, tiba-tiba di langit arah utara ada cahaya hijau terang jatuh ke bawah. Cepat sekali kejadiannya," ujar salah satu warga yang melintas di lokasi kejadian.

Pengendara tersebut mengaku tidak sempat mengabadikan momen lewat ponsel karena posisi sedang memacu kendaraan.

Secara astronomis, kilatan cahaya meteor berwarna hijau terang ini lazim disebut sebagai green fireball. Warna hijau menyala tersebut muncul akibat kandungan elemen kimia spesifik pada batuan meteor, seperti magnesium atau nikel. Zat kimia ini memicu reaksi bakar yang hebat saat bergesekan langsung dengan lapisan atmosfer bumi.

Berdasarkan sudut pandang dari kawasan Maguwoharjo, arah lintasan kilatan tersebut meluncur menuju sisi utara. Arah jatuh ini diperkirakan menuju ke area lereng Sleman bagian atas atau sekitar kawasan Gunung Merapi.

Hingga saat ini, otoritas terkait seperti stasiun klimatologi maupun para ahli astronomi setempat belum mengeluarkan rilis resmi mengenai ukuran batu meteor serta titik pasti jatuhnya serpihan tersebut.

Masyarakat diimbau tidak panik mengingat fenomena meteor jatuh merupakan siklus alamiah. Batuan angkasa umumnya sudah habis terbakar di lapisan atmosfer sebelum menyentuh permukaan tanah.

Selain di Sleman, beberapa laporan visual mengenai kilatan hijau ini kabarnya juga terlihat dari wilayah tetangga seperti Klaten dan Boyolali.

Baca Juga

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja