News . 15/07/2026, 12:50 WIB

Awal Kemarau Karhutla di DIY Nihil, BPBD Tetap Perketat Patroli Hadapi Ancaman El Nino

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan El Nino tidak sama dengan musim kemarau. Musim kemarau merupakan siklus tahunan, sedangkan El Nino merupakan fenomena iklim yang terjadi secara periodik.

"Musim kemarau merupakan siklus tahunan, sedangkan El Nino terjadi secara periodik dan dapat memperkuat kondisi kering ketika berlangsung bersamaan dengan musim kemarau," ujar Teuku Faisal Fathani, dikutip dari laman BMKG, Kamis 2 Juli 2026.

BMKG memperkirakan El Nino 2026 berlangsung selama 9 hingga 12 bulan. Namun, kondisi tersebut tidak berarti Indonesia akan mengalami musim kemarau sepanjang periode itu.

BMKG mengingatkan periode yang perlu diwaspadai adalah saat El Nino bertepatan dengan musim kemarau. Pada fase tersebut curah hujan berpotensi lebih rendah dari kondisi normal sehingga kesiapsiagaan di berbagai sektor perlu ditingkatkan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com