News . 20/07/2026, 14:28 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul menjadi ajang pembuktian kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Pemkab Bantul mencatatkan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di peringkat empat secara nasional.
Rangkaian peringatan digelar lewat upacara resmi di Lapangan Trirenggo, Senin 20 Juli 2026. Acara dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, jajaran kepala daerah se-DIY, serta unsur Forkopimda.
Tahun ini, peringatan mengusung tema Dharmaning Satriyo Akarya Raharjaning Nagari, yang bermakna pengabdian satria melalui karya nyata untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan, penilaian IPM melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi masyarakat, bukan hanya kinerja pemerintah.
"Itu artinya sumber daya manusia Bantul itu dinilai baik karena IPM yang dinilai itu bukan pemerintah saja, tetapi juga masyarakat melalui survei dan kajian," ujar Halim.
Ia menambahkan, keterbatasan sumber daya alam tidak menghambat kemajuan daerah. Kualitas masyarakat justru menjadi tumpuan utama pembangunan di Bantul.
"Modal utama kami itu, ya, sumber daya manusia bukan sumber daya alam," tegasnya.
Selain IPM, Kabupaten Bantul masuk peringkat ke-4 sebagai kabupaten paling maju di Indonesia berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD).
Capaian tersebut melengkapi deretan penghargaan lain, seperti predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK sebanyak 14 kali berturut-turut.
Ketua DPRD Kabupaten Bantul Hanung Raharjo menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus mengawal arah pembangunan daerah bersama pemerintah eksekutif.
"Komitmen kami tetap membersamai pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan apa yang menjadi visi misi, tolok ukur atau tujuan dari RPJMD," kata Hanung.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media