Empat Bandara Utama Tutup Imbas Krakatau Erupsi, YIA Yogyakarta Jadi Jalur Alternatif
Suasana Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo yang disiapkan menjadi salah satu bandara alternatif konektivitas udara.Foto:IG
jogja.fin.co.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan nasional. Empat bandara utama di Pulau Jawa dan Sumatra terpaksa menghentikan operasional sementara akibat sebaran abu vulkanik.
Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Kulon Progo saat ini disiagakan sebagai salah satu dari tujuh bandara alternatif konektivitas. Selain itu, penghentian sementara itu juga berdampak langsung pada jadwal penerbangan dari dan menuju kawasan terdampak.
Empat fasilitas penerbangan yang ditutup meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang hingga pukul 17.30 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta serta Bandara Radin Inten II Lampung sampai 18.00 WIB, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung hingga pukul 16.00 WIB.
Menyikapi penutupan tersebut, pengelola menyiagakan rute serta titik pendaratan alternatif demi menjaga kelancaran arus lalu lintas udara.
Baca Juga
"Selama penghentian operasional di beberapa bandara, berikut 7 bandara alternatif," tulis InJourney Airports melalui pernyataan resminya.
Jadwal Penerbangan YIA Penyesuaian
Sebagai opsi penopang konektivitas, operasional di Bandara Internasional Yogyakarta sendiri turut terkena dampak tidak langsung dari dinamika ruang udara ini.
"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada operasional penerbangan, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta mengalami penyesuaian," jelas pengelola YIA.
Penyesuaian jadwal hingga pembatalan penerbangan berpotensi terjadi sewaktu-waktu demi memprioritaskan keselamatan penerbangan.
"InJourney Airports berkomitmen mengedepankan Keamanan, Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga
Imbauan Bagi Calon Penumpang
Guna mencegah penumpukan calon penumpang di terminal, pengelola mengimbau masyarakat rutin memantau status penerbangan sebelum berangkat.
"Memperhatikan kondisi aktivitas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berdampak terhadap operasional penerbangan, kami mengimbau calon penumpang secara berkala memastikan status penerbangan ke maskapai," imbau pengelola.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terbaru kebandaraudaraan dapat mengakses saluran resmi atau menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172.