Selasa, 15 September 2026
--°C --
-- · --
Eksplore Jogja

Cerita Malioboro Garden Hotel, Dari Lahan Gang Kota hingga Jadi Akomodasi Favorit Backpacker

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
15/09/2026, 11:34 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Cerita Malioboro Garden Hotel, Dari Lahan Gang Kota hingga Jadi Akomodasi Favorit Backpacker

Malioboro Garden Hotel Yogyakarta yang berada di kawasan strategis dekat Malioboro.Foto:dok.MGH

jogja.fin.co.id - Memanfaatkan aset lahan pribadi di dalam gang sempit kawasan perkotaan kini berbuah manis. Berawal dari visi menyediakan ruang singgah bagi pelancong berbiaya hemat, Malioboro Garden Hotel bertransformasi menjadi salah satu akomodasi yang diandalkan para backpacker saat berkunjung ke Yogyakarta.

Di tengah ketatnya persaingan industri perhotelan kawasan pusat kota, properti yang terletak di Jalan Sosrokusuman ini menawarkan keseimbangan antara lokasi strategis dan tarif menginap yang kompetitif. Keberadaannya menjawab tingginya kebutuhan pelancong akan akomodasi bujet yang praktis di jantung kota.

Perjalanan Berdirinya Akomodasi di Jantung Kota

Hotel ini berakar dari pemanfaatan lahan milik pribadi di dalam gang perkotaan. Sri Wahyuni Budiningsih selaku pemilik melihat peluang untuk menghadirkan tempat beristirahat yang nyaman sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Sejak berdiri pada 2014, properti ini terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar pariwisata. Dari kapasitas awal, kini hotel tersebut telah berkembang menaungi hingga 48 kamar untuk menampung tingginya kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.

"Awalnya memanfaatkan aset tanah di tengah kota untuk menyediakan ruang singgah yang terjangkau bagi para pelancong sekaligus memberdayakan potensi lokal melalui pembukaan lapangan kerja," ujar wanita yang disapa Bu Yuyun ini kepada fin.co.id.

Fasilitas dan Kemudahan Akses

Dari segi fasilitas, penginapan bintang dua ini membekali setiap kamarnya dengan penyejuk udara, televisi, kulkas, meja kerja, serta kamar mandi pribadi berpancuran. Manajemen juga menerapkan sistem keamanan ketat berupa pengawasan kamera pengintai 24 jam serta akses kartu kunci personal demi ketenangan tamu.

Lokasinya memberikan keunggulan mobilitas yang signifikan. Jarak tempuh menuju kawasan Jalan Malioboro, Stasiun Tugu, maupun Pasar Beringharjo dapat dijangkau dalam waktu singkat dengan berjalan kaki. Para tamu juga dapat memanfaatkan layanan penyewaan sepeda jika ingin berkeliling kota secara mandiri.

Dengan kisaran tarif mulai dari Rp200.000 per malam, akomodasi ini menyasar pelancong yang ingin mengoptimalkan anggaran liburan tanpa mengorbankan kenyamanan istirahat di pusat kota.

Bagi Anda yang berencana menghabiskan waktu liburan atau perjalanan bisnis ke Yogyakarta, Malioboro Garden Hotel dapat menjadi pilihan ideal untuk merasakan kenyamanan menginap yang strategis dan ramah di kantong.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja