News . 19/05/2026, 16:59 WIB

KUTUK AKSI MILITER ISRAEL, PP Muhammadiyah Desak PBB Turun Tangan Bebaskan Jurnalis Indonesia

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

Thoudy Badai Rifan Billah (Jurnalis Republika) – Kapal Ozgurluk (Ditangkap)

Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis Tempo) – Kapal Ozgurluk

Rahendro Herubowo (Relawan Kemanusiaan) – Kapal Ozgurluk

Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro

Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro

Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat) – Kapal Josef

Asad Aras Muhammad (Spirit of Aqso) – Kapal Kasr-1

Hendro Prasetyo (SMART 171) – Kapal Kasr-1

Selain nama-nama di atas, sinyal darurat serupa juga dilaporkan sempat dikirimkan oleh jurnalis senior Anton Apri dari Tempo TV yang berada di klaster kapal yang sama, di mana status perlindungannya hingga kini masih terus dipantau secara ketat.

Aksi penahanan sepihak di perairan internasional ini langsung memicu gelombang solidaritas nasional. Selain Muhammadiyah, berbagai organisasi besar seperti Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, PBNU, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kini mendesak pemerintah pusat untuk memaksimalkan jalur diplomasi internasional guna membebaskan seluruh WNI yang ditawan secepat mungkin.

Baca Juga

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com