Edukasi . 24/05/2026, 11:50 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Kabupaten Sleman menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar utama penopang predikat Yogyakarta sebagai Kota Pelajar. Berdasarkan data kelembagaan terbaru yang dirilis oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), wilayah yang berada di bawah lereng Gunung Merapi ini mendominasi peta persebaran institusi pendidikan tinggi, khususnya untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Dominasi geografis kampus ini terungkap saat Pemkab Sleman menggelar kemitraan strategis dengan puluhan rektorat dalam Program Beasiswa Sleman Pintar 2026 Tahap I di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Keberadaan puluhan entitas akademik tersebut tidak hanya memperkuat iklim pendidikan daerah, melainkan juga menjadi motor penggerak roda perekonomian lokal secara makro melalui sektor industri turunannya.
Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono memaparkan bahwa potret sebaran total 100 PTS di seluruh penjuru Yogyakarta menunjukkan konsentrasi massa yang cukup jomplang antardaerah. Dari total angka tersebut, Kabupaten Sleman berada di posisi kedua sebagai lumbung kampus swasta terbesar dengan kepemilikan sebanyak 36 PTS aktif.
Jika kita membedah data rill kewilayahan secara mendalam, Kota Yogyakarta masih memimpin di peringkat pertama dengan total raihan 41 PTS. Mengingat luas wilayah Kota Yogyakarta yang relatif lebih kecil dan padat, pergeseran pembangunan fisik kampus baru kini secara masif mulai mengarah ke wilayah penyangga di sekitarnya, di mana Kabupaten Sleman menjadi tujuan perluasan paling favorit bagi para yayasan pendidikan.
Di sisi lain, ketimpangan jumlah sebaran kampus swasta masih terlihat jelas pada tiga kabupaten penyangga DIY lainnya, dengan rincian data sebagai berikut:
Kabupaten Bantul: Berada di peringkat ketiga dengan total kepemilikan sebanyak 22 PTS.
Kabupaten Kulon Progo: Baru memiliki 1 institusi PTS yang beroperasi resmi.
Kabupaten Gunungkidul: Sama dengan Kulon Progo, wilayah ini juga tercatat baru memiliki 1 PTS.
Melihat statistik yang timpang tersebut, Sleman jelas memiliki keuntungan investasi yang luar biasa. Konsentrasi 36 kampus swasta di Sleman menciptakan ekosistem perputaran uang yang tinggi, mulai dari bisnis hunian indekos, kuliner, hingga penyerapan tenaga kerja lokal di sekitar area universitas.
Meskipun unggul dari segi kuantitas geografis, LLDIKTI berkomitmen penuh untuk menjaga mutu dan mengembalikan marwah pendidikan di Yogyakarta agar terus bersinar di kancah nasional maupun internasional. Upaya tersebut kini tengah digenjot adalah mendorong seluruh PTS di Sleman agar terus meningkatkan mutu kurikulum dan fasilitas penunjang guna meraih akreditasi unggul.
Pemerintah Kabupaten Sleman pun menyambut baik aset intelektual yang melimpah di wilayahnya tersebut. Melalui jalinan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan beasiswa daerah, ribuan anak muda Sleman kini tidak perlu pergi jauh untuk mengakses pendidikan berkualitas tinggi, karena lingkungan tempat tinggal mereka sendiri sudah bertransformasi menjadi pusat peradaban intelektual terbaik di Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media