Minggu, 07 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Gagal Menikung di Turunan Tajam Pajangan Bantul, Bajaj Pasutri WNA Australia Nyungsep di Kebun

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
27/05/2026, 16:42 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Gagal Menikung di Turunan Tajam Pajangan Bantul, Bajaj Pasutri WNA Australia Nyungsep di Kebun

Kondisi bodi depan bajaj yang ringsek setelah mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke perkebunan warga di Pajangan Bantul.Foto:PoldaDIY

jogja.fin.co.id - Kecelakaan tunggal menimpa sebuah kendaraan roda tiga atau bajaj di kawasan Jalan Beji, Dusun Benyo Jati, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Kendaraan yang mengangkut pasangan suami istri (pasutri) lintas negara tersebut lepas kendali hingga terjun bebas ke dalam perkebunan milik warga setempat.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa armada bajaj bernomor polisi AB 6313 YX tersebut dikemudikan oleh seorang wanita lansia berinisial O (61), warga Krebet, Sendangsari. Sementara itu, sang suami yang duduk di bangku penumpang merupakan seorang warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial SG (79).

Kronologi Gagal Menikung di Jalur Ekstrem

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan bahwa insiden tersebut sebenarnya terjadi pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Kejadian bermula saat kendaraan bertenaga kompak itu melaju dari arah utara menuju ke selatan dengan kecepatan sedang. Jalur yang mereka lalui dikenal memiliki karakteristik geografis yang cukup menantang bagi pengendara.

Advertisement

Petaka muncul ketika bajaj mulai memasuki area jalanan yang menurun tajam sekaligus menikung. Akibat kontur jalan yang curam, laju kendaraan roda tiga tersebut justru bertambah kencang di luar kendali pengemudi. Kondisi fisik pengemudi yang sudah lansia diduga membuatnya kesulitan menahan bobot dan laju kendaraan yang terus meluncur ke bawah.

Saat tiba di titik tikungan yang mengharuskan kendaraan berbelok ke arah kiri, O sama sekali tidak mampu membelokkan kemudinya. Motor roda tiga itu justru terus melaju lurus melompati pembatas jalan hingga akhirnya berakhir mengenaskan di dalam area perkebunan warga.

Dampak Kerusakan dan Luka Para Korban

Benturan keras di area kebun menyebabkan bodi bajaj ringsek di berbagai sisi. Rita memaparkan kerusakan fisik kendaraan meliputi spakbor depan yang penyok parah, sokbreker depan bengkok, kaca depan pecah, bodi bagian atas penyok, hingga goresan dalam di sekujur lambung kendaraan.

Selain merusak armada, insiden ini juga mengakibatkan kedua korban terluka cukup serius. Pengemudi perempuan, O, menderita luka dalam yang cukup parah berupa patah satu tulang rusuk sebelah kiri, retak pada tulang pipi kiri, serta keretakan pada bahu kirinya. Akibat luka-luka tersebut, ia harus dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (UII) Pandak untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, sang suami yang berkebangsaan Australia bernasib sedikit lebih beruntung. Pria lansia tersebut dilaporkan hanya mengalami luka lecet pada bagian dahi dan langsung mendapatkan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Kasus kecelakaan tunggal ini kini dalam penanganan penuh jajaran Satlantas Polres Bantul.

Baca Juga

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja