News . 12/06/2026, 18:10 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
Meski uji coba telah dilakukan, Hasto mengakui mesin tempel yang digunakan saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi Sungai Winongo yang relatif dangkal.
Ia menilai tipe mesin tersebut lebih umum dipakai untuk speedboat kecil sehingga perlu penyesuaian agar lebih aman dan efektif digunakan di sungai perkotaan.
“Kalau perahunya sudah cocok menurut saya, cuma tinggal mesinnya saja yang nanti kita sesuaikan,” katanya.
Hasto mengaku masih mempelajari jenis mesin yang paling tepat. Pengalamannya saat bertugas sebagai dokter puskesmas di pedalaman Kalimantan dan menggunakan perahu ketinting di sungai kecil menjadi salah satu referensi untuk menentukan model yang sesuai.
“Ini masih kita pelajari. Kalau di sini tidak ada, terpaksa beli di Kalimantan,” ujar dia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media