Berkah Sari hingga Tarzan Tampil, IHR Paku Alam Cup 2026 Buka Panggung Kuda Lokal DIY
Kuda lokal DIY bertanding pada kelas khusus IHR Paku Alam Cup 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung Bantul
Chief Executive Officer (CEO) Sarga.co Nugdha Achadie mengatakan IHR Paku Alam Cup 2026 menjadi seri keempat dalam kalender Indonesia’s Horse Racing tahun ini.
“Kami akan menyelenggarakan total delapan kali kejuaraan bekerja sama dengan Pordasi, Paku Alam Cup ini yang keempat,” kata Nugdha.
Ia menyebut penyelenggaraan tahun ini menjadi kolaborasi perdana bersama Kadipaten Pakualaman. Total ada 155 ekor kuda dari 10 provinsi yang bersaing dalam 18 balapan dengan jumlah peserta berbeda di tiap kelas.
Peserta datang dari Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Utara.
Baca Juga
Menurut Nugdha, IHR dikembangkan bukan hanya sebagai arena kompetisi olahraga, tetapi juga pengalaman sport entertainment yang memadukan pertandingan, unsur budaya, dan hiburan.
“Kami bertujuan membangkitkan kembali tradisi berkuda sekaligus pemantik semangat olahraga pacuan kuda di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan Puro Pakualaman Nyi Mas Lurah Adyaksa Putri mengatakan tradisi berkuda telah menjadi bagian dari sejarah Kadipaten Pakualaman sejak lama.
Pacuan kuda modern sebenarnya sudah digelar sejak 2013, namun sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Kini, kolaborasi bersama Sarga.co dan Pordasi diharapkan mampu membawa olahraga berkuda lebih dekat kepada generasi muda dengan konsep yang lebih modern.